Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Tolak Permintaan Inuit Kanada Soal Ekstradisi Pendeta Pedofil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2022 20:53 8:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2022 20:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Prancis menolak permintaan dari delegasi suku Inuit Kanada yang datang untuk meminta agar seorang pendeta pedofil yang mencabuli anak-anak pribumi asli pada tahun 1960-an. Kementerian Kehakiman mengatakan bahwa Prancis tidak mengekstradisi warganya ke negara asing.

Dilansir RFI Rabu (14/9/2022), satu delegasi Inuit Kanada sengaja pergi ke Prancis awal bulan ini guna menekan Prancis memenuhi permintaan Kanada yang diajukan pada bulan Agustus untuk mengekstradisi Joannes Rivoire, yang saat ini bermukim di kota Lyon, Prancis.

Rivoire, yang saat ini berusia 92 tahun, memiliki kewarganegaraan ganda Prancis dan Kanada. Dia dituduh mencabuli anak-anak Inuit di bawah umur pada tahun 1960-an, ketika dia sebagai pendeta menjalani tugas misionaris di kawasan pedalaman utara Kanada. Dia membantah tuduhan-tuduhan seksual yang diarahkan kepadanya.

Dalam surat penolakannya terhadap permintaan ekstradisi itu, Kementerian Kehakiman di Paris mengatakan bahwa mereka sudah meminta penjelasan lebih rinci perihal kasus tersebut, guna melihat apakah kasusnya bisa diproses di Prancis.

Rivoire meninggalkan Kanada pada 1993 setelah 33 tahun bekerja sebagai misionaris. Dia dituduh mencabuli tiga anak di bawah umur serta satu tuduhan baru serangan seksual yang diduga terjadi 47 tahun silam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Delegasi Inuit sekarang berkunjung ke Lyon, di mana mereka berharap dapat bertemu dengan Rivoire secara langsung.

Permintaan ekstradisi itu diumumkan tidak lama setelah Paus Fransiskus menuntaskan lawatannya ke Kanada, di mana dia meminta maaf atas pencabulan-pencabulan terhadap anak-anak suku pribumi di sekolah-sekolah yang dikelola Gereja Katolik selama berpuluh-puluh tahun.

“Paus adalah pemimpin Gereja Katolik dan … dia harus bisa meminta Rivoire untuk menghadapi dakwaan-dakwaan terhadapnya,” kata Kilikvak Kabloona, kepala eksekutif sebuah organisasi yang mewakili Inuit di Nunavut, saat Paus Fransiskus berkunjung ke Kanada 24-29 Juli.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekstradisigereja katolikInuitkanadamisionarispaus FransiskusPedofilpendetaPrancispribumi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guntur Romli akan Dampingi Eko Kuntadhi ke Lirboyo, Netizen: “BuzzerRp Bantu BuzzerRp”
Tulisan selanjutnya Setengah Juta Lebih Anak Belia Somalia Malnutrisi Akut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?