Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salman Rushdie Kini Mata dan Tangannya yang Berfungsi Tinggal Satu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2022 10:17 10:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Oktober 2022 10:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penulis novel “Ayat-ayat Setan” Salman Rushdie kehilangan penglihatan pada salah satu matanya dan hanya dapat menggunakan salah satu tangannya, akibat dari aksi penikaman yang dialaminya di New York bulan Agustus.

“Dia kehilangan satu matanya,” kata Andrew Wylie, seorang agen yang berbasis di New York, dalam wawancara dengan El País seperti dilansir BBC Ahad (23/10/2022). “Dia memiliki tiga luka serius di lehernya. Satu tangannya lumpuh karena saraf di lengannya terputus.”

“Dia memiliki sekitar 15 luka lagi di bagian dadanya,” kata Wylie. “Itu adalah serangan yang brutal,” imbuhnya.

Wylie mengatakan dia tidak bisa mengungkapkan di mana keberadaan novelis keturunan India itu saat ini. 

Ditanya apakah Salman Rushdie masih berada di rumah sakit, Wylie hanya menjawab, “Saya tidak bisa memberikan informasi tentang keberadaannya. Dia akan tetap hidup… Itu yang lebih penting.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hadi Matar, 24, pemuda kelahiran Amerika Serikat dari keturunan migran asal Libanon yang mendukung ideologi kelompok teroris Syiah Libanon Hizbullah dan pengagum para pemimpin Syiah Iran, mengaku tidak bersalah atas percobaan pembunuhan yang dilakukannya terhadap Rushdie.

Menyusul penerbit novel “Satanic Verses“, mendiang pemimpin Syiah Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa mati bagi Salman Rushdie dan menyediakan hadiah $3 juta untuk kepalanya.

Fatwa itu masih aktif hingga kini. Meskipun pemerintah Iran tidak terang-terangan mendukung fatwa itu, tetapi otoritas keagamaan Syiah menambahkan uang hadiahnya sebanyak $500.000 pada 2012.

Wylie mengatakan kepada El Pais bahwa dia sudah mendiskusikan ancaman-ancaman tersebut kepada Rushdie selama bertahun-tahun.

“Bahaya utama yang dihadapinya selama beberapa tahun setelah fatwa itu dikeluarkan adalah dari sembarang orang yang tiba-tiba muncul entah dari mana dan menyerang,” paparnya.

“Anda tidak bisa terlindungi dari serangan yang semacam itu, sebab sama sekali tidak dapat diduga dan tidak masuk akal. Seperti yang terjadi pada pembunuhan John Lennon,” kata Wylie.

Salman Rushdie dilahirkan di India pada tahun 1947. Dia menempuh pendidikan di sekolah berasrama di England sebelum kuliah di University of Cambridge, Inggris. Novelnya berbahasa Inggris yang menghebohkan dan mencuatkan namanya ke mancanegara “Satanic Verses” diterbitkan pada 1988. Pada tahun 2007, dia diberi gelar kebangsawanan oleh Raru Elizabeth II atas kiprahnya di bidang sastra.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAyat-ayat SetanAyatollah Ruhollah KhameneiHadi MatarHizbullahLibanonNew YorkNovelisSalman Rushdie
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikapi Potensi dan Dampak Pemurtadan, LDK MUI Gelar FGD
Tulisan selanjutnya Kasus Gagal Ginjal Akut Jadi Sorotan, Jokowi Panggil Menkes hingga Kepala BPOM ke Istana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?