Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Kuliah SPI: Mengenal Konsep Ketuhanan Sejak Masa Yunani Kuno

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2022 21:29 9:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2022 22:30
Bagikan
Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat Akmal Sjafril, mengungkapkan, ghazwul fikri atau perang pemikiran merupakan tantangan yang nyata bagi umat Islam
Bagikan

Hidayatullah.com— Meskipun menggunakan istilah Tuhan yang sama, pada dasarnya konsep ketuhanan di masing-masing agama sangat berlainan. Sebab konsep ketuhanan masing-masing agama itu membentuk worldview penganutnya.

Demikian disampaikan penulis buku Islam Liberal 101 Akmal Sjafril dalam kuliah Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta hari Rabu (19/10/2022) malam di aula Imam Al-Ghazali, INSISTS – Jakarta Selatan. Perkuliahan yang dihadiri puluhan peserta se-Jabodebek.

“Konsep ketuhanan masing-masing agama sesunguhnya akan membentuk worldview penganutnya. Hal ini bisa dilihat pada konsep ketuhanan yang menyebut bahwa Tuhan adalah tiga pribadi, dan ketiganya dapat dibedakan tapi tetap dalam satu kesatuan,” kata Akmal Sjafril.

Materi yang diangkat pada pertemuan ini bertajuk Tauhidullaah, dan dipandu oleh Ibnu Muhammad Hamri sebagai moderator. “Ada juga konsep ketuhanan yang menyebutkan bahwa Tuhan memiliki keturunan dan saling mengalahkan dengan yang mereka sebut Tuhan yang lain,” ungkap Akmal.

Dalam kesempatan ini, pemateri menjelaskan perbedaan konsep ketuhanan dari Yunani Kuno hingga Islam. Menurut Akmal, masyarakat Yunani Kuno mempunyai konsep ketuhanan yang menuhankan Zeus, yaitu raja dari para dewa yang juga yang telah mengalahkan raja dewa terdahulu yaitu Kronos.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dari kisah dewa mitologi Yunani kuno ini memperlihatkan konsep ketuhanan bahwa tuhan memiliki keturunan, dan tuhan sebelumnya kalah dengan tuhan yang baru. Ini menandakan keberadaan Tuhan dalam kisah itu tidak kekal. Sedangkan pada hakikatnya konsep ketuhanan yang benar ialah Tuhan yang Maha Kekal.

Hal ini sangat berbeda dengan konsep ketuhanan yang diajarkan oleh Islam. Islam mengajarkan bahwa tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan.

Sesuai dengan Al-Quran dalam Surat Al-Ikhlas yang secara umum menjelaskan keesaan Allah. Bahwa Allah adalah satu, dzat yang menjadi tempat untuk bergantung dan kembali bagi setiap makhluk hidup dan alam semesta.

“Pemahaman Islam dari yang sederhana sampai yang paling rumit dan mendalam tetap sampai pada satu kesimpulan yang sama. Islam bisa dipahami oleh yang baru masuk Islam maupun yang sudah profesor,” tegas bapak dua anak ini.

Salah satu peserta, Muhamad Pendi memberikan testimoni. Menurutbya, belajar konsep ketuhanan agama lain bisa membuat semakin yakin dengan agama yang dianutnya, yaitu Islam.

“Setelah tahu banyaknya kekeliruan dari konsep ketuhanan agama lain kita dapat memberikan argumentasi yang kuat atas kebenaran agama kita,” katanya.

Sebelum menutup pemaparan metari, Akmal, yang kini sedang menempuh pendidikan doktor Ilmu Sejarah Universitas Indonesia ini berpesan, “Ilmu akan melindungi iman. Dan manusia belajar ilmu syariat (ilmu agama) agar tahu bagaimana bentuk penghambaan yang benar. Manusia belajar ilmu dunia agar tahu bagaimana penghambaannya dapat menjadi lebih lezat,” katanya.*/Muhammad Luthfi Imaduddin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:konsep ketuhananSekolah Pemikiran IslamSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamic Super Camp Sako Pramuka Hidayatullah Jabar Ditutup, Bandung dan Cirebon Juara Umum
Tulisan selanjutnya stable pesantren hidayatullah Ketika Kuda-kuda “Nyantri” di Stable Ummulqura Sariyyah Pesantren Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?