Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Panen Kurma di Madinah Terkendala Jumlah Tenaga Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2014 15:35 3:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2014 15:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Musim panen kurma di Madinah menghadapi kendala sebab petani tidak memiliki cukup tenaga kerja untuk membantunya memetik hasil panen, menyusul operasi pekerja ilegal oleh Kementerian Tenaga Kerja.

“Para pemilik perkebunan biasanya menyewa pekerja menjelang panen kurma, tetapi sekarang banyak di antara mereka yang melakukannya. Pada saat yang sama, tidak mudah untuk mencari tenaga kerja asing yang mau bekerja di pertanian,” kata Muhsin Al-Alawi, seorang petani kurma Saudi kepada Arab News lewat telepon.

Al-Alawi mengatakan, Kementerian Tenaga Kerja setuju untuk memperbolehkan petani merekrut tenaga kerja asing musiman. Tetapi dikarenakan prosedur legal yang panjang, kemungkinan para pekerja asing itu baru bisa datang setelah masa panen lewat.

“Ramadhan adalah waktu yang paling baik untuk meraup untung. Tetapi begitu Kementerian memberikan visa untuk pekerja, pasar sudah dipenuhi dengan kurma dari Qassim dan daerah lain dan harganya akan turun,” kata Al-Alawi dikutip Arab News (25/6/2014).

Menurut sejumlah sumber, sedikitnya 2.000 pekerja dibutuhkan selama dua bulan musim panen kurma.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekerja di bidang industri kurma di Madinah dan daerah lain di Saudi, mulai dari panen hingga penjualan, didominasi tenaga kerja asing.

Menurut Al-Alawi, pemintaan jamaah umrah akan kurma sangat tinggi.

“Setiap jamaah membeli rata-rata sedikitnya 5 kilogram kurma dari Madinah,” ujarnya.

Musim kurma bulan Ramadhan mendatangkan nilai ekonomi hingga 1 milyar riyal, menurut Kamar Dagang dan Industri Madinah.

Kurma Madinah biasanya menjadi yang pertama masuk ke pasar lokal, kemudian disusul oleh hasil panen kurma dari daerah Al-Ahsa dan Al-Kharj pada bulan Juli dan Agustus. Kurma Madinah masak lebih awal karena kenaikan temperatur udara.

Menurut sejumlah konsumen, saat ini kurma Al-Rabiah dan Al-Rotana sudah masuk ke pasar di Jeddah, tetapi kualitas keduanya jelek dan mahal. Kurma Ajwa, Al-Hilia, Lubana dan Hilwa agak terlambat masuk pasar.

“Saya sudah membeli kurma Al-Rotana selama setidaknya 40 tahun, tetapi kualitasnya tahun ini tidak bagus,” kata Eda Al-Barabba. Menurutnya harga-harga kurma akan turun saat memasuki Ramadhan, tetapi orang sudah terlanjur membeli kurma dengan harga tinggi.

Al-Rotana merupakan salah satu jenis kurma Madinah yang paling populer dan pedagang pekan-pekan depan mengharapkan dagangan mereka laris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orangtua Disarankan untuk Menyuarakan Bacaan kepada Bayinya
Tulisan selanjutnya Membiarkan Kualitas Pendidikan lebih Bahaya Daripada Membiarkan Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?