Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Hormon Stres Bisa Sebabkan Ingatan Jangka Pendek Hilang

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 25 Juni 2014 20:23 8:23 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 Juni 2014 20:23
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

STUDI baru dari Universitas Iowa melaporkan hubungan potensial antara hormon stres dan kehilangan ingatan jangka pendek pada orang dewasa yang lebih tua.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Neuroscience ini mengungkapkan, jumlah kortisol yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan ingatan menyimpang seiring usia kita. Kortisol merupakan hormon alami dalam tubuh kita yang jumlah dapat melonjak saat kita mengalami stres, lapor laman newswise.

Para peneliti mengatakan, peningkatan jumlah kortisol dalam jangka pendek sangat penting untuk kelangsungan hidup. Hormon ini membuat kita waspada dan mampu berpikir sendiri sehingga dapat membantu kita menjawab tantangan hidup.

Namun, bila jumlah kortisol bertambah terus menerus atau berkelanjutan, salah satunya karena stres berkepanjangan, maka dapat menyebabkan banyak konsekuensi negatif pada tubuh kita, yakni masalah pencernaan, kecemasan, penambahan berat badan dan tekanan darah tinggi.

Dalam studi ini, para peneliti Universitas Iowa menghubungkan jumlah kortisol dengan hilangnya sinapsis secara bertahap pada korteks prefrontal, yakni daerah otak tempat ingatan jangka pendek berada.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sinapsis adalah koneksi yang membantu kita memproses, menyimpan, dan mengingat informasi. Dan ketika kita bertambah tua, pengulangan dan paparan jangka panjang kortisol dapat menyebabkan informasi menyusut dan menghilang.

“Hormon stres adalah salah satu mekanisme yang kami percaya mengarah pada pelapukan otak. Seperti batu di bibir pantai, setelah bertahun-tahun akhirnya akan pecah dan menghilang,” ujar asisten profesor psikologi di Universitas Iowa, Jason Radley, yang penelitiannya juga dilansir Antara (23/6/2014).

Untuk sampai pada kesimpulan ini, para peneliti menjadikan hewan tikus sebagai objeknya. Mereka membandingkan tikus tua dengan tikus berusia empat bulan, yang kira-kira sama seperti orang berusia 20 tahun.

Mereka lalu membagi dua kelompok tikus, yakni kelompok muda dan tua berdasarkan apakah tikus memiliki tingkat tinggi secara alami atau rendah hormon corticosterone.

Para peneliti kemudian menempatkan tikus dalam labirin berbentuk T yang mengharuskan mereka untuk menggunakan memori jangka pendek mereka. Untuk menerima sebuah perlakuan, tikus perlu mengingat arah pada 30, 60 atau 120 detik yang lalu, kemudian berbalik ke arah sebaliknya.

Hasil percobaan menunjukkan, tikus-tikus tua dengan tingkat kortikosteron tinggi secara konsisten melakukan yang terburuk. Mereka hanya 58 persen memilih arah yang benar dibandingkan tikus-tikus yang lebih tua dengan tingkat kortikosteron rendah yang memilih arah benar sebanyak 80 persen.

Ketika para peneliti mengambil sampel korteks prefrontal tikus dan memeriksanya dengan mikroskop, mereka menemukan tikus yang kinerjanya buruk memiliki lebih kecil dan 20 persen lebih sedikit sinapsis dibandingkan kelompok lain. Hal ini menunjukkan hilangnya ingatan.

Sebaliknya, tikus yang lebih tua dengan tingkat kortikosteron rendah menunjukkan sedikit kehilangan ingatan. Temuan ini serupa pada tikus yang lebih muda, yang tidak terpengaruh oleh tingkat kortikosteron – rendah atau tinggi.

Namun, para peneliti mengatakan hal penting untuk diingat ialah hormon stres hanya satu dari sejumlah faktor yang menyebabkan penurunan mental dan kehilangan ingatan seiring usia kita.

Studi ini merupakan yang pertama kali meneliti dampak jumlah kortisol pada korteks prefrontal. Sekalipun demikian, menurut Radley, temuan ini meningkatkan kemungkinan penurunan ingatan jangka pendek pada orang dewasa dapat diperlambat atau dicegah melalui perawatan yang menurunkan kadar kortisol pada individu yang rentan. Misalnya, orang-orang yang mengalami depresi, stres jangka panjang akibat peristiwa kehidupan traumatis, seperti kematian orang yang dicintai.

Menurut Radley dan Rachel Anderson, penulis utama studi ini, penyimpangan ingatan jangka pendek yang berkaitan dengan kortisol dimulai saat usia 65 tahun. Usia ini setara dengan tikus berusia 21 bulan yang menjadi objek studi ini.

Studi ini didanai oleh National Institutes of Health.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:stres
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istri Pria Tertinggi di Dunia Terjebak di Suriah
Tulisan selanjutnya Ilmu Bermanfaat Jika Disertai Tawadhu Penuntutnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?