Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jadwal Padat Presiden Erdogan, Kunjungi Indonesia hingga Uzbekistan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 November 2022 10:22 10:22 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 November 2022 10:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan ia akan melakukan perjalanan ke Uzbeskitan, Indonesia, Bahrain dan Qatar pada bulan ini.

Berbicara pada konferensi pers di ibukota Ankara, Erdogan mengatakan perjalanannya akan dimulai dengan Uzbekistan pada Kamis dan Jumat untuk menghadiri pertemuan Organisasi Negara-negara Turki (OTS).

OTS, sebelumnya disebut Dewan Kerjasama Negara Berbahasa Turki adalah organisasi internasional yang terdiri dari negara-negara Turki independen yang bekerja sama untuk meningkatkan hubungan dan persatuan diantara mereka sendiri.

Türkiye telah memprioritaskan kedaulatan, stabilitas, dan kesejahteraan negara-negara Turki di Asia Tengah sejak tahun 1990-an, kata Duta Besar Mercan saat berpidato di acara tersebut.

Erdogan kemudian akan menuju ke Bali, Indonesia pada hari Selasa dan Rabu berikutnya, 15-16 November, untuk KTT G20.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir Daily Sabah pada Senin (07/11/2022), KTT G20 di Bali juga akan dihadiri Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden AS, Joe Biden.

Setelah KTT, dia akan mengunjungi negara Teluk Bahrain, dan pada 20 November, dia akan menuju ke tetangganya Qatar.

Bulan lalu, Türkiye dan Qatar menandatangani 11 kesepakatan kerja sama baru dalam pertemuan kedelapan Komite Strategis Tertinggi di Istanbul.

Türkiye dan Qatar membentuk Komite Strategis Tertinggi pada tahun 2014 sebagai mekanisme untuk dialog tingkat tinggi dan kerja sama bilateral.

Ankara dan Doha menikmati hubungan yang kuat, terutama sejak blokade 2017 negara Teluk oleh Arab Saudi dan lainnya. Kedua negara telah memperkuat hubungan militer dan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.

Hubungan Turki-Qatar juga menyaksikan kerja sama yang tumbuh dan berkelanjutan di berbagai tingkatan, dengan koordinasi tinggi pada banyak masalah regional dan internasional, termasuk krisis Libya dan Afghanistan.

Selain perdagangan bilateral dan hubungan diplomatik, kedua negara memainkan peran penting dalam mendukung pemerintah Libya yang sah dan membela Tripoli melawan pasukan Jenderal Khalifa Haftar dalam serangan 14 bulan. Mereka juga bekerja sama untuk membuka kembali Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai setelah Taliban mengambil alih menyusul jatuhnya pemerintah dan penarikan pasukan AS.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KTT G20Presiden Recep Tayyip ErdoganQatarTurkiTurkiye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jamaah shalat subuh Serangan Al-Shabab Tewaskan Sedikitnya 10 Tentara Somalia
Tulisan selanjutnya Terungkap Lokasi Makam Mullah Omar, Pendiri Taliban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?