Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Ilmuwan Temukan Virus Corona Baru pada Kelelawar, Berpotensi Menular pada Manusia

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 November 2022 21:59 9:59 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 November 2022 21:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah virus yang menyerupai Covid-19 telah terdeteksi pada kelelawar di China selatan. Para ahli medis menyuarakan kekhawatiran virus tersebut dapat menginfeksi manusia.

Ilmuwan China dan Australia mengambil sampel dari 149 kelelawar di seluruh Provinsi Yunnan, China, berbatasan dengan Laos dan Myanmar, dan mengidentifikasi lima virus “kemungkinan patogen bagi manusia atau ternak”.   Di antara mereka adalah virus corona kelelawar yang terkait erat dengan Sars-Cov-2 dan Sars. 

“Ini berarti virus mirip Sars-Cov-2 masih beredar di kelelawar China dan terus menimbulkan risiko kemunculan,” kata Prof Eddie Holmes, ahli biologi evolusi dan ahli virologi di University of Sydney dan salah satu penulis laporan tersebut.

Virus yang dikenal dengan nama BtSY2 ini terkait dengan Sindrom Pernafasan Akut 2 (SARS-CoV-2) yang menjadi penyebab pandemi Covid-19 dan telah menewaskan lebih dari enam juta orang di seluruh dunia setelah ‘meletus’ di China pada tahun 2019 lalu.

Virus baru ini adalah salah satu dari lima ‘virus yang menjadi perhatian’ yang ditemukan pada kelelawar di provinsi Yunnan dan kemungkinan menjadi patogen bagi manusia atau ternak, kata para ilmuwan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Penelitian ini dipimpin oleh para ilmuwan dan pakar dari Universitas Sun Yat-sen di Shenzhen, Institut Pengendalian Penyakit Endemik Yunnan dan Universitas Sydney dan dirinci dalam penelitian yang baru-baru ini diterbitkan. “Kami mengidentifikasi lima spesies virus yang berpotensi patogen bagi manusia atau hewan ternak, termasuk kombinasi virus corona mirip SARS yang terkait erat dengan SARS-CoV-2 dan 50 SARS-CoV,” jelas tim ilmuwan dalam penelitian tersebut, dilansir Daily Mail  Ahad (27/11/2022).

“Studi kami menyoroti kejadian umum penularan antarspesies dan koinfeksi virus kelelawar dan implikasinya terhadap munculnya virus,” kata surat kabar itu.

Provinsi Yunnan telah diidentifikasi sebagai sarang spesies kelelawar dan virus yang dibawa oleh hewan. Covid-19 pertama kali muncul di provinsi Wuhan China, di mana kasus pertama diidentifikasi pada Desember 2019 dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia hingga menjadi pandemi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19ilmuwankelelawarvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Relawan Bulan Sabit Saudi Bantu Seorang Wanita Melahirkan di Halaman Masjid Nabawi
Tulisan selanjutnya Pemain Maroko Sujud Syukur Berikan Kejutan Kalahkan Belgia, Pemain Maroko Ramai-ramai Sujud Syukur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?