Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tangkap Pria Iran yang Berencana Melakukan Serangan Kimia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2023 12:12 12:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2023 12:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Jerman menangkap seorang pria Iran yang berencana melakukan serangan kimia.

Lelaki berusia 32 tahun itu diringkus di rumah susun tempat tinggalnya pada hari Sabtu menjelang tengah malam di kota Castrop-Rauxel dekat Dortmund di bagian barat Jerman. 

Polisi bertindak setelah mendapatkan informasi dari sebuah dinas intelijen asing, yang menyebutkan bahwa pria itu telah memperoleh sejumlah racun – termasuk sianida dan ricin – yang dengan itu dia berencana melakukan serangan teror, kata pihak berwenang hari Ahad (8/1/2023) seperti dilansir The Guardian.

Seorang lelaki lain, yang diyakini saudara kandung pria tersebut, juga ditangkap. Dia dikenal oleh polisi tetapi bukan karena terorisme, dan tidak jelas apakah dia juga terlibat dalam rencana serangan kimia itu.

Abang-beradik itu diyakini tinggal di Jerman sejak 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keduanya dibawa ke mobil polisi yang sedang menunggu di jalan dekat pertokoan, dengan hanya mengenakan pakaian dalam dan jaket yang disampirkan di punggung, dikawal oleh polisi berseragam dan bersenjata lengkap. Saat ini mereka ditahan di dalam sel.

Pasukan khusus SEK yang melakukan penangkapan dikabarkan datang ke lokasi dengan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran untuk keperluan penyamaran.

Petugas dari unit dekontaminasi dan ilmuwan dari lemabaga pencegahan dan pengendalian penyakit Robert Koch Institute (RKI), serta unit detonasi (gegana), turut serta dalam operasi tersebut.

Menurut jubir dari kantor kejaksaan Düsseldorf, tidak ada bahan berbahaya ditemukan di rumah susun tempat tinggal tersangka.

Laporan media Jerman menyebutkan bahwa FBI yang memberikan informasi kepada otoritas Jerman perihal keduanya. Menurut dinas intelijen domestik Amerika Serikat itu keduanya adalah simpatisan kelompok ISIS alias Daesh alias IS.

Pria Iran yang ditangkap diyakini akan melakukan serangan bukan atas nama negara Iran, melainkan atas nama ISIS, kata sumber keamanan Jerman kepada kantor berita DPA, yang menyebut lelaki itu sebagai seorang pendukung “kelompok teror Islam Sunni”.

Tabloid Bild, yang mengutip keterangan aparat keamanan, rencana serangan sudah pada tahad cukup jauh di mana tersangka utama mencari informasi lewat internet perihal ricin dan sianida dan membeli keduanya dengan maksud membuat senjata biologi.

Awalnya dia bermaksud melakukan seranganpada malam Tahun Baru, tetapi tidak memiliki cukup bahan-bahan yang diperlukan, dan baru beberapa hari lalu dia mendapatkannya.

Herbert Reul, menteri urusan dalam negeri negara bagian Nordrhein-Westfalen di mana operasi penangkapan terjadi, berkata, “Kami memiliki informasi yang perlu ditanggapi serius, itu kenapa polisi diminta untuk bergerak pada malam hari.”

Dia mengatakan keterangan lebih lengkap perihal investigasi itu akan diungkapkan ke publik dalam beberapa hari mendatang.

Pada 2018 rencana serangan serupa digagalkan setelah polisi menangkap seorang pria berusia 29 beserta istrinya di Cologne. Mereka berencana menggunakan biji ricin (buah tanaman jarak) dan 250 kelereng baja untuk membuat bom dengan instruksi lewat internet yang diberikan IS. Mereka melakukan uji ledakan di blok rumah susun berlantai 15 tempat mereka tinggal.

Menurut situs we RKI, ricin terdaftar sebagai senjata perang yang dimasukkan dalam kelompok senjata kimia dan biologi. Ricin dihasilkan dari biji buah tanaman jarak (castor bean). Ricin sifatnya beracun, kurang dari 2mg apabila terlelan sudah dapat mengundang maut. Meskipun racunnya tidak menular, tetapi belum ada antidote-nya dan yang dapat diobati hanya gejala keracunannya saja. Sianida juga sangat beracun, sedikit saja bisa mematikan.

Pakar terorisme Peter Neumann dari King’s College London seperti dikutip koran Jerman Die Zeit mengatakan Jerman perlu meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, hampir semua rencana serangan teroris di negara itu berhasil digagalkan hanya karena ada informasi dari dinas intelijen Amerika Serikat.

Dia mengatakan saat ini risiko serangan teror dari kelompok Islam lebih rendah daripada enam hingga tujuh tahun yang lalu, “tetapi risiko itu masih ada, dan kita tidak boleh luput.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatFBIISISJermanricinserangan kimiasianidateroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta Bertobat, MUI Panggil Penganut Aliran Hakikinya Hakiki
Tulisan selanjutnya Universitas Muhammadiyah Riau Dirikan Pusat Rehabilitasi Narkoba dan Konseling Penyimpangan LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?