Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Presiden Nicolas Sarkozy Resmi Ditahan Terkait Kasus Dana Kampanye

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2014 11:22 11:22 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2014 11:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy ditahan untuk ditanyai petugas terkait dengan penyelidikan dana kampanye pemilu presiden 2007.

Menurut sumber kehakiman Selasa (1/7/2014), penyidik ingin mengetahui apakah Sarkozy, dibantu oleh pengacaranya Thierry Herzog, berusaha untuk mempengaruhi proses hukum dengan mencari informasi dari orang dalam lingkungan pengadilan tentang penyelidikan seputar penyimpangan dana kampanyenya tahun 2007.

Penyidik mencurigai Sarkozy (59) mendapat bocoran informasi bahwa telepon selulernya disadap oleh hakim yang berupaya mencari tahu soal kebenaran tudingan bahwa biaya kampanyenya tahun 2007 sebagian disumbang oleh pemimpin Libya Muammar Qadhafi. Sarkozy menyangkal tudingan yang mengatakan dirinya menerima sekitar US$70 juta saat itu dari Qadhafi.

Hakim tahun lalu mendapatkan izin untuk menyadap telepon-telepon mantan presiden itu dalam kaitannya dengan Qadhafi, yang mana penyelidikannya masih berjalan hingga saat ini.

Penyidik akhirnya menemukan bahwa Sarkozy dulu memiliki telepon rahasia yang terdaftar dengan nama samaran. Pembicaraan telepon dengan Herzog lewat telepon itu terekam sehingga kasusnya terus dikembangkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Herzog dan dua orang pejabat pengadilan telah ditahan Senin (30/6/2014).

Selain diduga mendapat dana kampanye dari Muammar Qadhafi, Sarkozy juga dituduh menerima amplop berisi uang dalam jumlah besar dari pewaris perusahaan kosmetik L’Oréal yang juga wanita terkaya di Prancis Liliane Bettencourt, sementara kondisi mental wanita itu menunjukkan bahwa wanita tua itu kemungkinan tidak sadar benar dengan apa yang dilakukannya.

Tahun lalu Sarkozy dinyatakan bebas dari tuduhan mengambil uang Bettencourt. Namun bekas bendahara kampanyenya menjadi satu dari 10 orang yang menunggu disidang dalam kasus tersebut.

Dalam kasus terkait Bettencourt itu, bocoran dokumen menunjukkan bahwa Sarkozy mendapatkan hakim yang ramah yang bisa dipengaruhinya dengan imbalan lowongan jabatan empuk dan basah di Monako untuk hakim itu.

Bocoran dokumen itu juga menunjukkan bahwa Sarkozy punya “orang dalam” berjabatan tinggi yang membocorkan kepadanya tentang rencana polisi menggerebek kantornya.

Intervensi semacam itu terhadap proses hukum di Prancis dipandang sebagai penyalahgunaan wewenang dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dalam perkembangan laporannya, France24  mengatakan bahwa Sarkozy masih mendekam dalam tahanan hingga Selasa malam (1/7/2014), sementara pengacaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan resmi. Sementara Sarkozy pada Rabu (2/7/2014) dini hari juga mendapatkan stasus serupa.

Selain kasus-kasus hukum di atas,  mantan presiden keturunan Yahudi itu masih menghadapi sederetan masalah hukum lain yang masih diselidiki oleh aparat Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu: Mereka Agungkan Kematian, Kita Agungkan Hidup
Tulisan selanjutnya Mahkamah HAM Eropa: Larangan Cadar di Prancis Tidak Diskriminatif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?