Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terpaksa Hidup di Pengasingan Pecatur Iran Tak Menyesal Lepas Hijab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2023 19:43 7:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2023 19:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pecatur wanita Iran, yang terpaksa pindah ke Spanyol setelah bertanding tanpa kerudung dan mendapatkan surat perintah penangkapan atas dirinya, mengaku tidak menyesal melepas hijab sebagai bentuk dukungan terhadap aksi-aksi protes terhadap rezim Syiah Iran.

Namun, bagi Sarasadat Khademalsharieh, yang lebih dikenal sebagai Sara Khadem, surat perintah penangkapan itu, yang membuatnya tidak mungkin kembali ke Iran, adalah “hal paling mengerikan” yang terjadi padanya.

Dia mengatakan itu, setelah bermain di bulan Desember 2022 dalam FIDE World Rapid dan Blitz Chess Championships di ibu kota Kazakhstan, Almaty tanpa kerudung, dia hampir tidak mengharapkan sanksi yang lebih keras daripada larangan bepergian.

“(Sebagai seorang pecatur) kami selalu memprediksi apa akan terjadi selanjutnya, … tetapi hal itu tidak berjalan seperti yang saya kira,” katanya kepada Reuters di sebuah lokasi yang dirahasiakan di selatan Spanyol di mana dia sekarang tinggal bersama anak dan suaminya yang merupakan seorang sineas.

Khadem, yang tiba di Spanyol pada bulan Januari dengan visa tinggal terkait dengan pembelian properti, mengatakan pihak berwenang Iran telah menyuruhnya untuk merekam video ungkapan penyesalan atas tindakannya melepas hijab saat bertanding sebagai syarat untuk bisa pulang kembali ke Iran.

Baca Juga

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Dia menolak, dan beberapa waktu kemudian surat perintah penangkapan atas dirinya keluar, lapor Reuters Rabu (15/2/2023).

Meskipun demikian dia kukuh berpendapat melepas jilbab adalah “sesuatu yang saya pikir benar untuk dilakukan dan saya tidak menyesali apapun”, katanya, seraya menambahkan bahwa dia hanya mengenakan jilbab di turnamen ketika ada kamera, dan itu sama seperti yang dirasakan oleh banyak atlet wanita Iran.

“Itu (tidak berhijab) sudah menjadi salah satu simbol gerakan di Iran dan saya juga pada akhir memutuskan untuk melakukan sesuatu yang saya inginkan, menjadi diri saya sendiri … Saya termotivasi oleh rakyat Iran.”

Khadem mengatakan kematian Mahsa Amini – wanita Kurdi yang meninggal dunia akibat disiksa aparat setelah dituduh berhijab tidak sesuai peraturan – “membuat hati kami semua remuk”, menginspirasi banyak orang untuk memprotes. Sejumlah atlet wanita Iran yang berkompetisi di luar negeri sejak itu tampil tanpa jilbab di depan umum.

“Banyak hal yang membuat rakyat tidak senang dengan keadaan saat ini, jadi meskipun kali ini (aksi-aksi protes) tidak mengubah apa-apa, saya pikir akan tiba saatnya rakyat akan bangkit kembali,” kata Khadem, yang menganggap dirinya bukan seorang aktivis politik tetapi ingin menjadi suara bagi perubahan di Iran.

Berada di peringkat ke-774 dunia dan ke-9 di Iran, Khadem berencana untuk tetap berkompetisi dengan mengusung bendera Iran, tetapi sudah menerima sejumlah proposal dari negara lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranpecatur wanitaSara Khadem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Bersenjata Serbu Rumah Sakit Suriah Tempat Bayi Aya yang Lahir Saat Gempa Dirawat
Tulisan selanjutnya Mauritius Jamin Orang Chagos Boleh Kembali Tinggal di Kepulauan Chagos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional

Berita
25 Oktober 2026 14:30
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

30 Oktober 2026 13:12
Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

30 Oktober 2026 10:49
Berita

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

29 Oktober 2026 14:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?