Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Perseteruan Antara Persia dan Romawi Timur di Masa Rasulullah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Februari 2023 17:14 5:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Februari 2023 17:20
Bagikan
Perang Persia dan Romawi
Bagikan

Ibnu Abbas menceritakan perseteruan antara Romawi dan Persia bahwa orang-orang musyrik suka jika Persia menang,sebab, orang-orang Persia penyembah berhala, sama seperti mereka

Oleh: Mahladi Murni

Hidayatullah.com | KETIKA Rasulullah ﷺ lahir, yakni tahun 571 M, Baitul Maqdis masih dikuasai oleh Romawi Timur (Byzantium). Romawi telah berkuasa di wilayah ini sejak sangat lama, yakni sejak tahun 300 SM, setelah mereka berhasil menggulingkan Kerajaan Yunani dan mengusirnya dari wilayah ini.

Saat-saat Romawi berkuasa atas Baitul Maqdis menjadi masa keemasan bagi umat Kristiani. Sebab, mereka mendapat dukungan dari Romawi. Namun, tidak demikian dengan nasib Bangsa Yahudi.

Mereka dilarang memasuki kota Baitul Maqdis (Yerusalem). Akibatnya, mereka berpencar hingga semenanjung Arabia, di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah. 

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Di masa Rasulullah ﷺ kecil dan remaja, Romawi Timur –penguasa Baitul Maqdis– mengalami beberapa kali pergantian kaisar. Mulanya, pada tahun 582 M, Romawi Timur dipimpin oleh Maurikius, lalu pada tahun 602 hingga 610, Romawi Timur dikuasai oleh Fokas.

Setelah itu ia digulingkan oleh Heraklius setelah berhasil merebut Konstantinopel pada 5 Oktober 610.

Pada tahun 613, terjadilah pertempuran Antioch antara Romawi Timur yang dipimpin Heraklius melawan Persia yang dipimpin Jenderal Shahrbaraz atas perintah Khosrow II. Pertempuran ini dimenangkan oleh Persia yang didukung oleh Bangsa Yahudi pimpinan Nehemiah bin Hushel dan Benjamin dari Tiberias.

Karena kekalahan ini Heraklius terpaksa mundur dan mengungsi ke Konstantinopel. Sejak saat ini, tepatnya tahun 614 M, Kota al-Quds dan Baitul Maqdis kembali dikuasai bangsa Yahudi yang didukung Persia.

Namun, tak lama setelah itu, tepatnya pada tahun 625 M, Heraklius  mampu mengusir bangsa Persia dari Asia kecil, bahkan menerjang masuk ke wilayah kedaulatan Persia dan mengalahkan angkatan bersenjata negara itu secara telak dalam sebuah pertempuran bernama Niniwe.

Syah Khosrau II, pimpinan tertinggi Persia, digulingkan dan dihukum mati oleh putranya sendiri, Syah Kawad II. Dengan demikian, Baitul Maqdis kembali berada dalam kekuasaan Romawi Timur.

Yang menarik, kisah pertempuran antara Persia dan Romawi ini disinggung secara sekilas dalam al-Qur’an, yakni Surat ar-Rum [30] ayat 2-4. “Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat, dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang.”

Abu al-Hassan an-Nadawi, seorang alim dari India, sebagaimana dikutip oleh Prof Abd al-Fattah El-Awaisi dalam Buku Emas Baitul Maqdis, berpendapat bahwa ayat-ayat dalam permulaan surat ar-Rum ini diturunkan oleh Allah Ta’ala pada tahun 616 M. Sementara kemenangan Heraklius atas bangsa Persia pada 625 M.

Tentang perseteruan antara Romawi dan Persia pada masa itu, Ibnu Abbas menceritakan bahwa orang-orang musyrik merasa suka bila orang-orang Persia menang. Sebab, orang-orang Persia adalah penyembah berhala, sama seperti mereka.

Adapun kaum Muslim lebih suka bila Romawi yang memenangkan pertarungan tersebut. Sebab, Romawi ketika itu adalah ahli kitab, sama seperti mereka.

Abu Bakar Ra, sebagaimana ditulis dalam tafsir Ibn Katsir tentang surat ar-Rum [30] ayat 2-4, menceritakan kecenderungan kaum Muslim tersebut kepada Rasulullah ﷺ Maka, Rasulullah ﷺ bersabda, “Ingatlah, sesungguhnya mereka (orang-orang Romawi) akan beroleh kemenangan.”

Mendengar hal tersebut, Abu Bakar menceritakannya kepada kaum musyrik.  Setelah mendengar hal tersebut, kaum musyrik berkata;

“Marilah kita menentukan batas waktunya antara kami dan kamu. Jika tebakan kami tepat maka kami mendapat anu dan anu. Namun jika tebakanmu tepat maka kamu akan akan beroleh anu dan anu.”

Masa yang ditentukan oleh Abu Bakar ketika itu adalah lima tahun. Rupanya, setelah lima tahun berlalu, pasukan Romawi tetap belum mampu mengalahkan pasukan Persia.

Lalu Abu Bakar kembali menemui Rasulullah ﷺ dan menceritakan hal tersebut. Rasulullah ﷺ bersabda, “Mengapa tidak engkau jadikan masa itu di bawah 10 tahun (di atas 5 tahun)?”

Ternyata benar. Tidak sampai 10 tahun, yakni antara 616 M hingga 625 M, Romawi berhasil memenangkan pertempuran dan mengusir Persia dari Baitul Maqdis.   Wallahu a’lam.*

Penulis redaktur senior hidayatullah.com, aktif di MUI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinePerang Persia – Romawi TimurPersiaPilihan RedaksiRomawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komnas Haji: Presiden Harus Segera Terbitkan Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji
Tulisan selanjutnya Tersangka Otak Serangan Bom Istanbul Dibunuh Intelijen Turki di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria

Berita
23 Agustus 2026 10:27
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan

Terbaru

  • Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
  • MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
  • APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina
  • Iran Eksekusi Pria yang Didakwa Membantu Amerika dan Israel Semasa Protes Anti Rezim
  • MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
  • Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT
  • Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
  • Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
  • Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat
  • Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?