Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gedung Putih Beri Waktu 30 Hari untuk Singkirkan TikTok dari Alat dan Sistem Federal AS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Februari 2023 14:28 2:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Februari 2023 14:28
Bagikan
TikTok konten Tidak Bermoral
Bagikan

Hidayatullah.com– Gedung Putih, hari Senin (27/2/2023), menetapkan batas akhir 30 hari bagi badan-badan pemerintah untuk memastikan bahwa tidak ada aplikasi buatan China TikTok terpasang di peralatan dan sistem pemerintah federal Amerika Serikat.

Guna menjaga keamanan data AS, semua badan federal harus menyingkirkan TikTok dari ponsel-ponsel dan sistem yang ada, serta mencegah trafik internet mencapai lembaganya, kata Office of Management and Budget Director Shalanda Young kepada badan-badan pemerintah dalam memo pengarahan yang dilihat oleh Reuters.

Larangan TikTok ini tidak berlaku bila ada aktivitas terkait keamanan nasional, penegakan hukum atau riset keamanan tetapi kepemimpinan badan terkait harus menyetujui aktivitas tersebut, bunyi memo Young, seraya menegaskan bahwa pengecualian menyeluruh yang diberlakukan untuk suatu lembaga secara keseluruhan tidak diperbolehkan.

Larangan TikTok itu, yang ditetapkan oleh Kongres AS tahun lalu, mengikuti tindakan serupa yang diambil oleh Kanada, Uni Eropa, Taiwan dan lebih dari setengah negara bagian di AS.

Kongres AS pada bulan Desember melakukan pemungutan suara untuk meloloskan larangan bagi pegawai badan federal dari menggunakan TikTok di perangkat milik pemerintah dan memberikan waktu 60 hari kepada pemerintahan Presiden Joe Biden untuk melaksanakan keputusan itu.

Baca Juga

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Federal Chief Information Security Officer Chris DeRusha mengatakan “arahan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mengamankan infrastruktur digital kita dan melindungi keamanan dan privasi rakyat Amerika.”

Banyak lembaga pemerintah AS termasuk Gedung Putih, Pentagon, Departemen Keamanan Dalam Negeri, serta Departemen Luar Negeri sudah melarang TikTok dari perangkat milik negara sebelum Kongres AS meloloskan keputusan di atas.

Hari Selasa (28/2/2023), House Foreign Affairs Committee dijadwalkan akan melakukan pemungutan suara atas rancangan undang-undang yang akan memberikan kewenangan kepada Presiden Joe Biden untuk melarang TikTok di semua perangkat AS, lapor Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatGedung PutihTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Wagner Klaim Ukraina Racuni Tentaranya Pakai Drone
Tulisan selanjutnya GIB Berikan Anugerah Lifetime Achievement Award pada KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asy’ari, dan Buya Hamka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Berita
29 Oktober 2026 13:59
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

30 Oktober 2026 13:12
Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

30 Oktober 2026 10:49
Berita

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

29 Oktober 2026 14:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?