Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Wagner Klaim Ukraina Racuni Tentaranya Pakai Drone

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Februari 2023 14:11 2:11 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Februari 2023 14:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kepala kelompok tentara bayaran Wagner Rusia pada Senin mengklaim pasukan Ukraina meracuni tentaranya dengan bantuan drone.

“Mengenai kimia, ini secara aktif digunakan oleh unit Ukraina – berbagai senyawa fosfor, zat beracun dalam bentuk bubuk dan gas. Mereka dijatuhkan dengan bantuan amunisi, dari kendaraan udara tak berawak dan dengan cara lain,” kata Yevgeny Prigozhin, menurut Anadolu pada Selasa (28/02/2023).

Prigozhin lebih jauh mengklaim bahwa tentara Ukraina secara luas mendistribusikan berbagai zat psikotropika kepada tentaranya, termasuk berbagai pil, bubuk, dan amfetamin, yang “mengurangi rasa sakit, meningkatkan aktivitas, dan juga mengurangi tingkat rasa takut”.

Dia mengatakan bahwa mereka dimiliki oleh seseorang yang berbicara tentang “eksperimen yang dilakukan kurator asing terhadap personel militer Ukraina, menurunkan ambang rasa sakit dan mencoba menciptakan apa yang disebut ‘prajurit universal’ dengan bantuan obat-obatan.”

Kelompok Wagner telah menghadapi kontroversi dan kritik, dengan Uni Eropa dan Ukraina memberikan sanksi kepada Prigozhin karena “merusak integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina” dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pada Januari, AS menetapkan Kelompok Wagner sebagai organisasi kriminal, sementara pada 2019, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik tentara bayaran Wagner karena bekerja untuk seorang jenderal pemberontak di Libya.

Kelompok tentara bayaran tersebut terlibat di berbagai konflik, terutama di Afrika dan Suriah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kelompok WagnerPerang Rusia UkrainarusiaUkrainaWagner Group
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam Membela Muslim Meski Hanya Satu Nyawa
Tulisan selanjutnya TikTok konten Tidak Bermoral Gedung Putih Beri Waktu 30 Hari untuk Singkirkan TikTok dari Alat dan Sistem Federal AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?