Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pembebasan Bersyarat Pengungsi Palestina Terpidana Pembunuhan Robert F Kennedy Kembali Ditolak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2023 10:20 10:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2023 10:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sirhan Sirhan, pengungsi Palestina yang menjalani hukuman penjara seumur hidup karena membunuh calon presiden Amerika Serikat Robert F Kennedy pada 1968, kembali ditolak permohonan pembebasan bersyaratnya untuk ke-16 kali.

Anggota panel pembebasan bersyarat di California, hari Rabu (1/3/2/23), memutuskan bahwa Sirhan tidak layak untuk dikeluarkan dari penjara lebih dini, lapor Reuters.

Keputusan hari Rabu itu menandai perubahan keputusan yang dibuat panel berbeda dua tahun lalu yang menyatakan pria berusia 78 itu sebaiknya mendapatkan pembebasan bersyarat.

Keputusan dua tahun silam itu kemudian dijegal oleh Gubernur California Gavin Newsom. Sirhan sendiri menanggapi keputusan Newsom itu dengan menggugat balik, dengan alasan keputusan tersebut ilegal.

Tidak jelas apa dampak keputusan hari Rabu itu kepada gugatan Sirhan atas keputusan Newsom.

Baca Juga

Yahudi Rusia
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Sirhan divonis bersalah menembak mati Kennedy, 42, di pantry dapur Hotel Ambassador di Los Angeles pada 5 Juni 1968. Penembakan terjadi beberapa menit setelah senator AS itu yang juga bekas jaksa agung AS memberikan pidato kemenangan dalam pemilihan presidensial pendahuluan Partai Demokrat di California. Kennedy meninggal keesokan harinya. 

Kakak laki-lakinya, Presiden John F. Kennedy, mendapatkan nasib serupa dibunuh di Dallas pada tahun 1963.

Sirhan mengaku tidak memiliki ingatan akan pembunuhan Robert Kennedy, meskipun dia juga mengakui telah melepaskan tembakan ke arah Kennedy karena marah dengan sikapnya yang mendukung Israel.

Janda Kennedy, Ethel, 94, dan enam anaknya menentang pembebasan bersyarat untuk Sirhan.

Namun, dua dari 9 anak Robert dan Ethel Kennedy lain yang masih hidup, yaitu Robert F. Kennedy Jr dan Douglas Kennedy, dikabarkan Los Angeles Times mendukung pembebasan bersyarat untuk Sirhan tahun lalu.

Sirhan sebenarnya dijatuhi hukuman mati pada 1969, tetapi kemudian diganti dengan penjara seumur hidup setelah California melarang hukuman mati.

Sirhan saat ini menempati salah satu sel di Richard J. Donovan Correctional Facility dekat kota San Diego di negara bagian California, Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHeadlineisraelpalestinaRobert F KennedySirhan Sirhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Minta Meksiko Ekstradisi Putra Gembong Narkoba El Chapo
Tulisan selanjutnya Viral! Murid Tak Beradab Bawa Pedang untuk Menyerang Gurunya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Berita
7 September 2026 13:10
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’

7 September 2026 14:02
Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

7 September 2026 13:22
Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

6 September 2026 14:34
Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

5 September 2026 16:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?