Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Patriark Kirill Minta Dukungan Hentikan Pengusiran Gereja Kristen Ortodoks Rusia dari Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2023 08:12 8:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Maret 2023 08:11
Bagikan
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Patriark Kirill.
Bagikan

Hidayatullah.com– Patriark Kirill, pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, hari Sabtu (11/3/2023) meminta Paus Fransiskus dan para pemimpin keagamaan lainnya untuk membujuk Ukraina agar menghentikan pengusiran terhadap Gereja Ortodoks yang secara historis berkaitan dengan Rusia.

Dilansir Reuters, pada hari Jumat pemerintah Kyiv memerintahkan Gereja Ortodoks untuk meninggalkan sebuah kompleks biara di mana lembaga keagamaan itu bermarkas. Tindakan itu merupakan rangkaian pengusiran terhadap sebuah aliran keagamaan yang menurut pemerintah pro-Rusia dan berkolaborasi dengan Moskow.

Kirill, dalam sebuah pernyataan yang dimuat di lama website gereja, mendesak para pemimpin dan organisasi internasional untuk melakukan segala upaya yang dimungkinkan guna mencegah penutupan paksa biara tersebut, tindakan yang akan melanggar hak jutaan pengikut Gereja Ortodoks di Ukraina.

Di antara banyak tokoh internasional yang diminta bantuan adalah Paus Fransiskus (Gereja Katolik), Uskup Agung Canterbury Justin Welby (Gereja Anglikan), Paus Tawadros (Gereja Koptik Mesir), serta Sekjen PBB Antonio Guterres dan kepala badan HAM PBB Volker Turk, kata pihak gereja.

Kebanyakan penganut Kristen Ortodoks di Ukraina merupakan jemaat dari Gereja Ortodoks Ukraina yang merupakan denominasi terpisah. Gereja Ortodoks Ukraina melepaskan diri dari pusat mereka di Rusia empat tahun lalu dengan menyatukan cabang-cabang yang independen dari otoritas Moskow.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Sejak Oktober tahun lalu, pihak keamanan Ukraina secara rutin menggeledah gereja-gereja Ortodoks Rusia, memberlakukan sanksi terhadap para pemimpin keagamaannya dan penyokong finansialnya, serta mengajukan gugatan pidana terhadap puluhan rohaniwan Gereja Ortodoks Rusia.

Kementerian Kebudayaan mengatakan Gereja Ortodoks itu memiliki waktu sampai 29 Maret untuk angkat kaki dari kompleks biara Kyiv-Pechersk Lavra yang berusia 980 tahun yang selama ini menjadi markasnya di Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja Ortodoks RusiaPatriark KirillUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Bilang Sudah Sepakat dengan Rusia Soal Pembelian Sukhoi Su-35
Tulisan selanjutnya Banyak Pelanggaran, Bali Ancam Cabut Visa On Arrival WNA Rusia dan Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?