Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Samsung Ikut Investasi Mega Proyek Semikonduktor Korea Selatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2023 12:45 12:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2023 12:43
Bagikan
Semikonduktor.
Bagikan

Hidayatullah.com– Raksasa elektronik Samsung mengatakan pihaknya berencana menginvestasikan uang sekitar 300 triliun won ($230,8 miliar) selama 20 tahun dalam mega proyek pemerintah Korea Selatan yang bertekad menjadi produsen terbesar semikonduktor.

Samsung akan membangun lima pabrik chip (semikonduktor), kata perusahaan itu kepada BBC Rabu (15/3/2023).

Samsung adalah pembuat chip memori, smartphone, dan TV terbesar di dunia.

Menurut rencana bisnis yang dibuat pemerintah, perusahaan-perusahaan teknologi tinggi akan disodorkan insentif seperti perpanjangan masa bebas pajak dan dukungan infrastruktur.

Semikonduktor, yang menggerakkan segala macam barang elektronik mulai dari ponsel hingga perangkat keras militer, menjadi pusat perselisihan sengit antara Amerika Serikat dan China.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Pada bulan Oktober 2022, Washington mengumumkan bahwa lisensi diperlukan bagi perusahaan yang mengekspor chip ke China menggunakan alat atau perangkat lunak AS, di mana pun barang itu dibuat di dunia.

Menanggapi pengumuman AS tersebut, Kementerian Perdagangan Korea Selatan mengatakan bahwa Chips Act tersebut “dapat memperdalam ketidakpastian bisnis, melanggar hak manajemen dan teknologi perusahaan serta membuat Amerika Serikat kurang menarik sebagai pilihan investasi”.

Selain Samsung, Korea Selatan adalah rumah bagi sejumlah pabrik mikroprosesor besar lainnya seperti SK Hynix.

Korea Selatan ingin meniru efek klaster seperti yang dilakukan Taiwan sampai taraf tertentu, di mana tiga faktor sains dikumpulkan membentuk klaster yang menarik banyak perusahaan baik di hulu maupun hilir rantai suplai, kata Paul Triolo penasihat di firma Albright Stonebridge Group kepada BBC.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Samsungsemikonduktor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunggu Arahan, TNI Siap Eksekusi KKB dan Kelompok Separatis
Tulisan selanjutnya Petugas Kebersihan Protes Pensiun Kota Paris Bau Sampah Menggunung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?