Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
ArtikelPustaka

Ulama Oposan dan Oplosan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 April 2023 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 April 2023 10:10
Bagikan
Bagikan

Tabiat ulama sesungguhnya adalah oposan terhadap kemungkaran, apalagi kemungkaran yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan

Hidayatullah.com | DALAM hidup ini, mereka yang memiliki prinsip dan berpegang teguh pada prinsipnya, itulah yang seringkali disegani oleh lawan.   Sementara mereka yang selalu mengikuti kemana arah angin bertiup, terkadang malah diperalat dan dijadikan tunggangan.

Musuh melihat celah kerapuhan prinsip hidupnya, lalu dgn secuil imbalan, prinsipnya bisa dinegosiasikan. Mereka mudah berpindah haluan, bukan karena rujuk pada kebenaran, tapi karena godaan syahwat keduniaan.

Ulama tidak boleh berdiplomasi di saat kemungkaran sudah terang benderang di pelupuk mata. Ulama tidak boleh bermujamalah (basa-basi) pada kezaliman,  nyatakan salah jika itu salah.

Kebenaran tidak bisa dioplos dengan kebatilan. Jika itu terjadi, maka biasanya yang melalukan ini adalah ‘ulama oplosan’, bukan “ulama oposan”.

Baca Juga

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace

Ulama oposan tidak tunduk pada godaan keduniaan. Ia tidak berfatwa untuk mengikuti selera orang banyak.

Ia tidak menghamba pada kekuasaan. Jejak kakinya tak ditemukan di lantai mewah istana, tetapi di medan-medan jihad fii sabilillah.

Ulama adalah sosok yang mengakar ke bawah, ke tengah-tengah umat, bukan merambat ke atas, mendekat-dekat pada kekuasaan.

Lisannya adalah perisai bagi dakwah, bukan tameng bagi kekuasaan. Ilmunya menjadi lentera di tengah ke gelapan, bukan menjadi nyala api yang berkobar-kobar membakar.

Ulama oposan tidak takut celaan dan tidak risau kehilangan pamor dalam menyuarakan kebenaran. Sebab tabiat ulama sesungguhnya adalah oposan terhadap kemungkaran, apalagi kemungkaran yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan.

“Jangan kita mengharapkan pujian dalam menjalankan kewajiban dan jangan kita takut celaan,” demikian Ustadz A. Hassan memberikan wejangan.

Buku “Ulama-ulama Oposan” ini berkisah tentang empat orang ulama yang dikenal sebagai pejuang dan memiliki prinsip yang kokoh dalam perjuangan.

Penulis buku ini mengatakan, keempat ulama itu adalah orang-orang yang memiliki keteguhan prinsip, dan dalam rentang waktu sepanjang hayatnya, prinsip itu dengan kokoh dipegangnya. Konsistensinya dalam memegang prinsip hidupnya tersebut sudah teruji di lapangan.

Tentu banyak juga ulama yang seperti mereka. Namun penulis buku ini, tanpa bermaksud menihilkan para ulama lainnya, hanya memotret dan mengisahkan tentang empat orang saja.

Mereka adalah; Syaikh Haji Rasul atau Abdul Karim Amrullah, ulama asal Minangkabau, ayah dari Buya Hamka; Ustadz A. Hassan, guru utama Persatuan Islam (Persis) yang dikenal sebagai penulis yang hujjah-hujjahnya tajam; KH. Zainal Mustofa, Singa dari Tasikmalaya yang bersama para santrinya menggerakan perlawanan melawan penjajah Jepang, dan KH Isa Anshari, Ketua Front Anti Komunis asal Minangkabau yang lama bermukim di Bandung, yang setiap keliling berdakwah selalu membawa kain kafan di tasnya. Rahimahumullahu rahmatan waasi’atan…amiin.*/Arta Abu Azzam, wartawan dan penulis buku sejarah

Buku               : Ulama-ulama Oposan

Penulis           : Subhan SD

Tahun            : 2000

Pengantar     : KH Mustofa Bisri

Penerbit        : Pustaka Hidayah, 198 halaman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinenahi mungkarulamaulama oposanulama penguasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Basuh Kaki Narapidana Anak
Tulisan selanjutnya Raja Charles III Dukung Penelitian Keterlibatan Monarki Inggris Dengan Perbudakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

7 Agustus 2026 17:00
Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?