Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Sudah Bebas HIV, Virus pada Balita Amerika Muncul Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2014 17:09 5:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2014 17:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bayi perempuan lahir di negara bagian Mississippi Amerika Serikat dengan virus HIV dan dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan dini. Namun sekarang, virus mematikan itu diketahui kembali bercokol dalam tubuh anak malang tersebut.

Hasil pemeriksaan pekan lalu atas anak perempuan yang kini berusia 4 tahun itu menunjukkan bahwa virus kembali menjangkiti tubuhnya, kata para dokter.

Anak itu masih terpantau bebas HIV pada bulan Maret silam, meskipun tidak mendapatkan perawatan selama hampir 2 tahun.

Dr Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Disease, mengatakan kepada media-media AS bahwa hasil pemeriksaan terbaru atas anak perempuan itu “sangat mengecewakan.” Oleh karenanya, kata Fauci, studi federal mengenai HIV yang akan datang perlu dimodifikasi.

Anak yang diberi nama panggilan “Mississippi baby” itu tidak mendapatkan perawatan HIV saat masih dalam kandungan.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Oleh karena dia beresiko tinggi terjangkit virus tersebut, hanya beberapa jam setelah dilahirkan langsung menerima perawatan HIV.

Dia terus mendapatkan perawatan sampai usia 18 bulan, ketika dokter tidak lagi dapat melacak keberadaannya. Ketika dia muncul kembali 10 bulan kemudian, tidak ada tanda-tanda virus itu muncul dalam tubuhnya meskipun ibunya tidak memberikan obat anti-HIV ketika mereka menghilang.

Hasil tes berulang kali menunjukkan negatif. Namun, hasil tes terbaru pekan lalu mengindikasikan HIV muncul kembali dalam tubuhnya.

Dulu ketika memberikan perawatan pertama kali kepada bayi itu, para dokter berharap anak itu akan terbebas dari HIV jika besar nanti.

Obat-obatan antiretroviral yang diberikan dapat menjauhkan HIV dari aliran darah. Tetapi pada saat yang sama, HIV punya tempat untuk menyembunyikan diri di dalam tubuh yang disebut reservoir, yaitu di dalam perut dan otak.

Dokter berharap dengan memberikan obat sedini mungkin kepada bayi itu ketika baru lahir akan mencegah HIV dari membentuk reservoir-nya.

Namun, sepertinya “taktik” para dokter itu tidak berhasil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak-anak Gaza Meregang Nyawa, Warga Israel Tepuk Tangan di Atas Bukit
Tulisan selanjutnya Tewaskan 6 Orang, Pakistan Kecam Serangan Drone Amerika di Waziristan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?