Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Manajer Kamar Mayat Universitas Harvard Terdakwa Pencurian dan Penjualan Organ

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2023 14:30 2:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2023 14:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Manajer kamar mayat sekolah kedokteran Universitas Harvard dan tiga orang lainnya menjadi tersangka pencurian dan perdagangan organ manusia dari jasad-jasad orang mati.

Cedric Lodge dituduh mengambil tanpa izin “kepala, otak, kulit dan tulang” dari mayat-mayat yang disumbangkan ke Harvard Medical School dan menjualnya secara online, lansir BBC.

Menurut berkas dakwaan, Lodge dan istrinya, Denise, menjual organ tubuh tersebut ke para pembeli di negara bagian Pennsylvania dan Massachusetts, Amerika Serikat.

Skema itu diduga berlangsung dari tahun 2018 sampai 2021.

Jaksa penuntut menuding Lodge menggunakan posisinya sebagai manajer “Anatomical Gifts Program” di Harvard Medical School untuk mengambil organ-organ tersebut dari mayat-mayat yang disumbangkan untuk penelitian medis.

Baca Juga

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Mahasiswa kedokteran di universitas bergengsi itu menggunakan jasad-jasad donasi untuk proses belajar dan berlatih melakukan prosedur medis. Ketika sekolah sudah selesai menggunakan jasad, mereka biasanya dikremasi dan sisa-sisanya dikembalikan ke keluarga si mayat, atau dikubur di pemakaman yang berada di lingkungan sekolah kampus kedokteran, menurut isi dakwaan.

Bukannya mengurus jasad dengan baik sebagaimana mestinya, Lodge dan istrinya justru mengambil, menjual dan mengirimkan organ tubuh dari mayat yang didonasikan tersebut.

“Ada kalanya, Cedric Lodge mempersilahkan [orang] untuk memasuki kamar mayat di Harvard Medical School dan memeriksa jasad mayat dan memilih apa yang hendak dibeli,” menurut pernyataan dari kantor kejaksaan US Attorney’s Office.

Katrina Maclean dari daerah Salem, Massachusetts, dan Joshua Taylor, dari West Lawn, Pennsylvania, diduga membeli organ dari mayat-mayat itu.

Menurut berkas dakwaan, pada Oktober 2020, Maclean membeli potongan wajah seharga $600 (£473) untuk disamak menjadi kulit.

Maclean adalah pemilik toko bernama Kat’s Creepy Creations. Akun-akun media sosial untuk bisnisnya itu menunjukkan bahwa dia membuat boneka-boneka yang bertema gotik, horor, yang menyeramkan.

Tidak jelas apakah bagian tubuh mayat digunakan dalam produknya. Namun, di dalam dakwaan disebutkan bahwa dia menyimpan dan menjual sisa-sisa jasad  manusia di tokonya.

Taylor diduga melakukan 39 pembayaran elektronik kepada istri Lodge untuk bagian tubuh yang dicuri selama empat tahun, dengan total lebih dari $37.000. Termasuk dalam pembayaran tersebut adalah transaksi lewat PayPal senilai $1.000 dengan keterangan untuk “kepala nomor 7”.

Baik Cedric maupun Denise Lodge menolak untuk menjawab pertanyaan para reporter setelah menghadiri persidangan perdana di pengadilan federal New Hampshire pada hari Rabu (14/6/2023).

Semua empat terdakwa dituduh melakukan persekongkolan dan pengangkutan barang curian antarnegara bagian. Jika terbukti bersalah, mereka masing-masing menghadapi hukuman 15 tahun penjara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Harvard Medical SchoolmayatorganUniversitas Harvard
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terbukti Membantai Orang Tak Bersalah di Afghanistan, Mantan Tentara Australia Menolak Minta Maaf
Tulisan selanjutnya 19 Tempat Bersejarah di Madinah yang Layak Dikunjungi Jamaah Haji dan Umrah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?