Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Truknya Berisi Senjata Terguling Hizbullah Bentrok dengan Warga Kota Kristen Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2023 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Agustus 2023 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bentrokan bersenjata antara kelompok bersenjata Syiah Hizbullah dengan warga sebuah kota Kristen di Libanon mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas, kata penduduk setempat dan sumber-sumber keamanan Rabu malam (9/8/2023).

Bentrokan berawal dari tergulingnya sebuah truk bermuatan penuh senjata api di sebuah tikungan dekat kota kecil Kahaleh, yang kemudian mengundang kerumunan warga dan pemblokiran jalan oleh mereka, menurut keterangan sejumlah saksi mata.

Truk itu diduga milik kelompok Syiah dukungan Iran, Hizbullah, yang kemudian memang diklaim oleh kelompok tersebut.

Hizbullah mengatakan bahwa salah satu truknya, tanpa menyebut soal senjata yang diangkutnya, sedang berjalan menuju Beirut dari Bekaa dan truk itu diserang oleh anggota-anggota milisi lokal setelah terguling. Seorang anggota Hizbullah tewas dalam bentrokan tersebut, kata kelompok dukungan rezim Syiah Iran tersebut.

Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada Alarabiya bahwa seorang anggota Hizbullah lain dan seorang warga lokal juga terluka. Sumber itu mengatakan seorang individu lain lagi yang diyakini merupakan warga setempat dan seorang anggota Partai Kataeb juga tewas.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Sejumlah media afiliasi Hizbullah segera menyalahkan Kataeb dan Pasukan Libanon, yang secara tradisi mendapatkan dukungan luas dari masyarakat penduduk kota di mana bentrokan tersebut terjadi.

Lembaga penyiaran Libanon Al-Jadeed and MTV Lebanon menayangkan rekaman video yang menampakkan sejumlah pria berpakaian sipil melepaskan tembakan di jalan.

Video emerges showing shots being fired between two groups of men on main road, one person appears to fall on each side.

Hezbollah say 1 of their members dead. Local residents also say one of theirs is dead. #Lebanon #الكحالة
pic.twitter.com/BTDASVPbzI

— Timour Azhari (@timourazhari) August 9, 2023

Kedua media elektronik itu kemudian menunjukkan gambar bagaimana pasukan militer Libanon diturunkan di sekitar truk pada malam hari sementara sebuah alat derek bekerja menyingkirkan peti-peti kayu dari truk yang terguling itu.

Sekelompok warga setempat tampak masih berkerumun, sementara banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa mereka bermaksud akan tetap menutup jalan di sekitar lokasi kejadian.

Hizbullah merupakan partai politik berbasis Syiah yang sangat berpengaruh di Libanon, yang mendapatkan sokongan besar dari sejawat Syiah mereka di Iran. Sayap militernya – yang juga disokong rezim Syiah Teheran – dikabarkan memiliki persenjataan lebih banyak dan lengkap dibandingkan pasukan pemerintah Libanon, negeri Arab yang mayoritas penduduknya merupakan penganut kepercayaan Kristen (berbagai aliran). Hizbullah memperoleh senjata dalam jumlah sangat banyak menyusul perang sipil di Libanon beberapa tahun silam dan juga mengerahkan pasukannya ke negara tetangga Suriah guna membantu rezim Syiah Alawi pimpinan Bashar al-Assad.

Pada Agustus 2021, penduduk sebuah desa Druze di Lebanon selatan marah dan menghentikan sebuah truk yang membawa peluncur roket yang digunakan oleh Hizbullah untuk melakukan serangan ke Israel. Mereka marah karena kelompok Syiah bersenjata itu membahayakan nyawa warga sipil.

Dua tahun lalu, sedikitnya tujuh orang tewas di bekas lokasi garis depan perang saudara Libanon, menyusul pertemuan massal yang digelar oleh Hizbullah dan sekutu Syiah-nya, Amal, guna menentang seorang hakim penyidik yang menyelidiki ledakan besar di pelabuhan Beirut tahun 2020. Bahan pupuk dalam jumlah besar – yang juga merupakan bahan yang biasa dipakai untuk pembuatan bom – yang disimpan di gudang tersebut kabarnya berkaitan dengan Hizbullah, rezim Syiah Bashar al-Assad dan rezim Syiah Teheran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHizbullahkristenLibanonsenjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebanon Sebut Film Barbie Promosikan LGBT, Kuwait Larang Pemutarannya
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Menjunjung Nilai Kemerdekaan dalam Keimanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?