Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Milad Muhammadiyah ke-111: Ikhtiyar Menyelamatkan Semesta dalam Tiga Agenda Besar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 November 2023 22:14 10:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 November 2023 18:30
Bagikan
Bagikan

Memadukan visi keislaman dengan kepedulian lingkungan, kemanusiaan, dan pendidikan, menunjukkan peran pentingnya Muhammadiyah sebagai agen perubahan 

Oleh: Alvin Qodri Lazuardy

Hidayatullah.com | SEJAK  berdirinya pada tahun 1912, Muhammadiyah telah melewati perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Di usianya yang ke-111, Muhammadiyah terus berkembang sebagai organisasi Islam yang tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengatasi isu-isu global, termasuk tantangan lingkungan hidup dan kemanusiaan.

Tema “Ikhtiyar Menyelamatkan Semesta” menjadi refleksi penting bagi Muhammadiyah dalam memandang tugas besar yang dihadapinya untuk ikut serta dalam upaya penyelamatan lingkungan dan kemanusiaan.

Dalam perayaan ini, Muhammadiyah menggarisbawahi tiga agenda besar yang menjadi fokus utama dalam upaya menyelamatkan bumi, yaitu Isu Lingkungan Hidup, Isu Kemanusiaan Universal, dan Isu Pendidikan.

Baca Juga

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Di Bawah Teduh Tauhid Rahamutiyah: Sebuah Obituari
Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat
Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia, Begini Fatwa MUI
Mengelola Ikhtilaf: Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan

Pertama-tama, dalam menghadapi tantangan isu lingkungan hidup, Muhammadiyah menerjemahkan komitmen sebagai Khalifatu Fil Ard, atau pemelihara yang bertanggung jawab terhadap bumi.

Fokus utama ditekankan melalui penerbitan fiqih air dan lingkungan, implementasi sekolah hijau, masjid hijau, rumah sakit hijau, serta transisi energi ke tenaga surya.

Upaya ini bukan hanya mencakup aspek infrastruktur, tetapi juga merambah ke level akar rumput dengan melibatkan masyarakat melalui gerakan akar bawah di ranting.

Langkah strategis seperti partisipasi dalam kebijakan dan undang-undang tata ruang, pertambangan, energi terbarukan, serta pelestarian alam menjadi bagian integral dari ikhtiyar Muhammadiyah.

Pendirian Muhammadiyah Climate Center yang diawali dengan konferensi Internasional Climate Forum di Universitas Ahmad Dahlan menjadi bukti nyata komitmen global untuk mencapai tujuan ini.

Kedua, isu kemanusiaan universal tercermin dalam langkah konkrit Muhammadiyah di Palestina. Bantuan kemanusiaan senilai 13 miliar rupiah disalurkan ke Jalur Gaza, terdiri dari makanan tahan lama Rendangmu dan family kit yang berisi selimut, handuk, dan pakaian dalam. Serta merencanakan program Peace Building untuk resiliensi bencana untuk rakyat Palestina.

Tindakan ini menggarisbawahi peran Muhammadiyah sebagai agent of humanity yang tidak hanya fokus pada urusan internal, tetapi juga turut berkontribusi dalam mengatasi konflik global dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Ketiga, dalam isu pendidikan, Muhammadiyah menjalankan inisiatif peningkatan kesejahteraan pendidikan melalui Gerakan Infak 111. Dalam konteks ini, gerakan ini menjadi jalan bagi peningkatan mutu dan kesejahteraan di sektor pendidikan.

Dengan memobilisasi dana melalui gerakan infak 111, Muhammadiyah bukan hanya menciptakan pembaruan pada pendidikan, tetapi juga merancang fondasi keberlanjutan melalui pendanaan abadi yang dikelola oleh Lazismu.

Ini bukan sekadar investasi dalam sistem pendidikan, tetapi juga langkah filantropis yang memandang pendidikan sebagai pangkalan peradaban dan perubahan sosial yang berkemajuan serta berkelanjutan untuk masa depan.

Dengan menginsyafi secara aktif, Milad Muhammadiyah ke-111 mampu menjawab tantangan global yang semakin kompleks, yaitu dengan Muhammadiyah menetapkan pijakan-pijakan yang kuat berlandaskan nilai teologis (ketuhanan-keIslaman), ekologis (bi’ah-lingkungan) dan humanis (Kemanusiaan-Insaniyah) dalam upaya menyelamatkan semesta.

Ikhtiyar melibatkan masyarakat dan memadukan visi keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan, kemanusiaan, dan pendidikan, Muhammadiyah menunjukkan peran pentingnya sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada kebaikan bersama dan keberlanjutan bumi ini.

Sebagai penjelmaan dari “Risalah Islam Berkemajuan” yang telah diazzamkan di Mukatamar Muhammadiyah ke 48 di Solo tahun lalu. Selamat Milad ke-111 Persyarikatan Muhammadiyah!*

Kader Muhammadiyah, penulis buku “Merawat Nalar Salim”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Milad Muhammadiyah ke-111Muhammadiyahvisi keislaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nikah Massal Hidayatullah 80 Dai-daiyah Dinikahkan di Ponpes Hidayatullah
Tulisan selanjutnya (Video) Al-Qassam Menghancurkan Tank, Menghabisi Tentara Zionis dan Mengambil Perlengkapan Militernya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaGhazwul Fikr

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!

6 Mei 2026 12:55
Pustaka

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka

4 Mei 2026 11:13
Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Pustaka

Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah

22 April 2026 22:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?