Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Missionaris Berharap Bisa Memurtadkan Warga Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2004 12:50 12:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2004 12:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wassin Jamil, adalah seorang warga Iraq yang juga penganut Kristen Katolik. Sebelum ini, Jamil ikut menyertai rombongan missionaris AS. Kesannya, tindakan AS menakluk negaranya telah ikut menyempurnakan impiannya yang telah lama untuk memurtadkan penduduk Islam di negeri 1001 malam itu.

“Ini adalah misi semua penduduk Kristen guna membawa salib dan menyeru penduduk untuk mengikuti ajaran Kristus. Iraq tidak boleh dibiarkan tanpa Tuhan,” ujar Jamil kepada Agence France-Presse (AFP).

Bekas penjual alat ganti motor berusia 38 tahun itu ikut membuka gereja pada September tahun lalu, beberapa bulan selepas Saddam Hussein tumbang.

Dengan bangganya, Jamil menyatakan, dirinya kini sudah sukses memurtadkan 160 warga penduduk Iraq.

“Ketika pemerintahan Saddam semua ini dilarang. Sekarang semuanya boleh,” kata pria yang berasal dari Mosul dan memeluk agama Kristen pada tahun 1999 itu saat menyertai sebuah kumpulan yang dinamakan ‘Holiness and Revival’ saat melawat ke Amman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang mahasiswa filsafat ketuhanan dari Amman yang ikut melawat Jamil sempat berujar, “Iraq adalah tanah milik Tuhan dan salah satu tempat yang menjadi asas Kristen tetapi diduduki agama lain. Kita tidak seharusnya meninggalkan Iraq.

“Selepas tamat sekolah penginjilan, saya akan kembali ke sini bagaimanapun kerasnya keadaan negara ini. Saya akan menyebarkan agama Kristen kepada rakyat Iraq dan ini menjadi misi saya,” ujar mahasiswa yang tidak ingin disebut namanya itu.

Di Iraq, Kini diperkirakan sekitar 700.000 penganut Kristen mewakili tiga persen dari 24 juta populasi warga negara itu.

“Sejak jatuhanya Saddam sudah ada sekurang-kurangnya enam gereja di Baghdad,” ujar Nabil Sara, seorang missionaris sambil secara bangga menunjuk sebuah gereja kecil yang dibukanya pada Februari 2004.

“Gereja induk di Amman memberikan dana untuk gaji dan kos kami di sini. Penganut Kristen turut memberikan sumbangan,” katanya.

Sampai hari ini, gereja dan missionaris tumbuh bak cendawan di musim hujan di Iraq. Tapi, beberapa kelompok agama Kristen lain justru ikut resah.

“Di saat keadaan susah seperti ini, kita seharusnya tidak melakukan sesuatu yang menjadikan umat Islam marah,” ujar Farid Fatallah, seorang penganut Kristen Protestan.

Bagaimanapun Sara turut mengakui bahwa undang-undang di Iraq telah melarang orang Islam memeluk agama Kristen atau agama lain.

Sebagaimana diketahui, koran Inggris, pada Desember 2003 lalu menyatakan para missionaris asal AS membanjiri Iraq pasca jatuhnya Saddam dengan cara menyamar sebagai petugas agen bantuan kemanusiaan.

Maret lalu, tentera AS mengumumkan empat missionaris Kristen terbunuh akibat ditembak di tepi jalan di Mosul. (AFP/iol/bh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Jerman Makin Banyak Pindah Islam
Tulisan selanjutnya Puluhan Cendekiawan AS Bela Cucu Hasan Al-Banna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?