Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netflix Cabut Film Koki yang Bikin Orang Hindu India Marah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Januari 2024 22:38 10:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2024 09:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Netflix mencabut film India tentang seorang wanita tukang masak (koki) yang membuat kalangan penganut Hindu marah.

Netflix mengatakan film berbahasa Tamil – Annapoorani: The Goddess of Food – disingkirkan dari platformnya atas permintaan pemberi lisensinya.

Film itu menampilkan pemeran utama Nayanthara sebagai seorang Hindu kasta Brahmana yang bercita-cita menjadi seorang chef.

Wanita tersebut melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kepercayaan yang dianut keluarganya dan memakan daging serta belajar untuk memasaknya.

Kebanyakan Brahmana tidak mengkonsumsi daging, menurut aturan kasta Hindu yang ketat dan kaku.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Anggota organisasi-organisasi Hindu garis keras berkeberatan dengan cerita tersebut dan beberapa adegan yang ditampilkan di dalam film, salah satunya ketika karakter utama wanita itu ditampilkan melakukan shalat seperti Muslim sebelum memasak nasi biriyani.

Kalangan Hindu juga marah dengan adegan di mana seorang karakter Muslim mengatakan bahwa Dewa Rama mengkonsumsi daging.

Pihak produser film belum resmi berkomentar tentang masalah ini, lapor BBC Jumat (12/1/2024).

Laporan ke kepolisian juga diajukan di negara bagian Madya Pradesh atas Nayanthara dan dua orang lain yang berkaitan dengan film tersebut.

Annapoorani ditayangkan di bioskop-bioskop mulai 1 Desember dan mendapatkan beragam kritik. Ada yang memujinya karena menampilkan cerita seorang wanita dari keluarga ortodoks yang berani mengejar cita-citanya. Namun, ada yang menilai film itu tidak terlalu bagus dan mengumpamakannya seperti restoran prasmanan murahan di mana orang bisa makan apa saja.

Film itu sudah lolos sensor dari Central Board of Film Certification, yang mengkaji film-film sebelum ditayangkan secara luas ke publik.

Namun, kontroversi baru muncul beberapa pekan setelah ditayangkan di Netflix sejak 29 Desember.

Pekan lalu, seorang pria bernama Ramesh Solanki – yang menyebut dirinya sendiri sebagai seseorang yang “bangga menjadi nasionalis Hindu India” di Twitter– mengajukan laporan ke kepolisian karena merasa keberatan dengan sejumlah adegan dalam film itu.

Reuters melaporkan bahwa sejumlah anggota organisasi Hindu garis keras Vishwa Hindu Parishad (VHP) meneriakkan slogan-slogan di luar kantor Netflix di Mumbai.

Hari Kamis, Solanki dan seorang jubir VHP menujukkan surat permintaan maaf dari Zee Entertainment Enterprises – induk dari Zee Studios, yang ikut memproduksi Annapoorani.

“Kami sebagai co-produser film ini tidak mempunyai niat untuk menyinggung sentimen keagamaan komunitas Hindu dan Brahmana,” kata surat itu.

Mereka juga mengatakan akan mengupayakan supaya film tersebut dicabut dari Netflix sampai nanti film itu diedit.

Sementara sebagian kalangan senang film itu dicabut dari Netflix, aktris Parvathy Thiruvothu mengatakan tindakan pemerintah itu akan menjadi”preseden berbahaya”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnnapooraniHinduIndia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika dan Inggris Mengeroyok dan Menyerang Houthi di Yaman
Tulisan selanjutnya Kementerian Agama Luncurkan Program 500 Dai Pedalaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

14 Juli 2026 19:51
Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

14 Juli 2026 17:00
Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

14 Juli 2026 15:30
Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

13 Juli 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?