Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak Tentara Cadangan ‘Israel’ Menolak Dikirim Perang ke Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Januari 2024 15:52 3:52 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 Januari 2024 15:50
Bagikan
Banyak tentara zionis 'Israel' menolak dikirim ke medan perang Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com—Radio resmi Zionis Israel mengungkapkan bahwa sejumlah tentara pasukan cadangan menolak ditugaskan dalam pertempuran di Jalur Gaza.

Radio tersebut melaporkan bahwa pasukan cadangan dipanggil setelah dimulainya perang di Gaza, untuk berpartisipasi dalam pembentukan batalion militer baru yang misinya adalah mempertahankan kota-kota di sekitar Gaza dan permukiman di Tepi Barat.

Namun, selama operasi pelatihan, mereka terkejut saat diberitahu bahwa mereka akan dikirim memasuki Gaza dalam operasi tempur, mencakup apa yang digambarkan oleh tentara penjajah sebagai “pembersihan rumah militan dan mencari sarana tempur, senjata, dan terowongan” tanpa menjalani pelatihan yang sesuai untuk tugas-tugas ini, lapor radio itu dikutip Al Jazeera, Selasa (17/1/2024).

Dalam wawancara yang dilakukan melalui radio dengan sejumlah penjajah, menyatakan bahwa separuh prajurit di batalion tersebut mundur dan menolak mematuhi perintah atasan.

Sejak dimulainya agresi di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober, jumlah perwira dan tentara Zionis ‘Israel’ mati yang jumlahnya telah mencapai 525 orang, termasuk 190 orang sejak dimulainya perang darat di Jalur Gaza pada tanggal 27 bulan yang sama.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Angka resmi tentara penjajah yang terluka sejak dimulainya agresi di Jalur Gaza sebanyak 2.602 orang, termasuk 1.524 luka ringan, 682 luka sedang, dan 396 luka kritis.

Walla, situs berita ‘Israel’ ” mengungkapkan pada hari Jumat lalu sebanyak 4.000 tentara penjajah telah dinonaktifkan sejak awal dimulainya operasi darat di Gaza.

Media itu mencatat ada banyak pasukan penjajah terluka yang sebagian anggota tubuhnya harus diamputasi, sebagian mengalami buta permanen serta kelumpuhan.

Pada tanggal 7 Oktober, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) melakukan serangan terhadap pemukiman di sekitar Gaza, yang disebut “Operasi Taufan (Banjir) Al-Aqsha,” sebagai tanggapan atas serangan dan banyaknya penodaan tentara Zionis ‘Israel’ terhadap rakyat Palestina, menewaskan sekitar 1.200 warga ‘Israel’ dan lebih dari 200 lainnya masih ditawan pihak Hamas.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan peningkatan jumlah kematian menjadi 24.448 selama agresi ‘Israel’ di Gaza yang telah memasuki hari ke-104.

Kementerian menambahkan bahwa Pasukan Penjajah Israel (IDF) melakukan 16 pembantaian di Jalur Gaza, yang mengakibatkan hilangnya 163 syahir dalam waktu 24 jam ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelHeadlineIDFradio Israelserangan ke Gazatentara cadangantentara IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Hakam Billah dan Perhatiannya pada Ilmu 
Tulisan selanjutnya Komunikasi Terputus, MER-C Kehilangan Kontak Stafnya di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?