Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perancis Diminta Batalkan Undang-undang Sekuler

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2004 08:48 8:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2004 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam bukunya, “Republik, Agama dan Harapan” Sarkozy berpendapat undang-undang kuno itu sebaiknya diganti supaya pemerintah bisa mendanai mesjid-mesjid di Perancis.

Nicolas Sarkozy kembali menjadi berita besar, dengan menyentuh persoalan yang sangat peka di Perancis, yaitu bagaimana mengintegrasikan 5 juta warga Muslim di negara itu, dan mencegah fundamentalisme di kalangan pemuda Muslim.

Kalau Gagasan Nicolas Sarkozy untuk memberi dana negara kepada masjid-masjid di Perancis diterapkan, artinya undang-undang yang memisahkan agama dan negara diubah.

Padahal banyak warga negara Perancis menganggap keramat undang-undang sekuler tahun 1905 itu .

Undang-undang itu belakangan diperkuat oleh undang-undang baru yang kontroversial, yang melarang simbol-simbol keagamaan di sekolah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aturan ini berlaku untuk semua agama, tetapi tujuan utamanya adalah agar siswi-siswi muslimah tidak memakai jilbab ke sekolah.

Nicolas Sarkozy mengatakan ummat Islam di Perancis adalah pendatang yang relatif baru, sehingga memerlukan bantuan.

Sarkozy berpendapat justru berbahaya bagi Perancis adalah kalau orang-orang Islam terpaksa sembahyang di ruang bawah tanah atau garasi, karena jumlah masjid tidak cukup.

Hal ini menurutnya akan membuat kelompok-kelompok fundamentalis semakin sulit diketahui.

Nicolas Sarkozy melemparkan gagasannya sebelum dia mengambil alih jabatan pemimpin partai UMP bulan depan, partainya presiden Jacques Chirac. Akibatnya, kini, dia tidak boleh merangkap sebagai menteri.

Sarkozy secara terbuka sudah menyatakan ambisinya untuk menjadi presiden pada pemilihan tahun 2007.

Dalam pemilihan itu, persoalan integrasi Islam ke dalam politik Perancis bisa menjadi salah satu tema besar. (bbc)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JIL, CIA dan Imperialisme Barat
Tulisan selanjutnya Mengapa Minder terhadap Barat?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Feature
30 Juni 2026 17:12
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?