Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Imbas Blokade Laut Houthi, Pegawai Pelabuhan Israel Terancam Kena PHK Massal

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Maret 2024 12:12 12:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Maret 2024 11:55
Bagikan
Pelabuhan India menolak urus kapal Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal membayang-bayangi pegawai Pelabuhan Eilat di Israel selatan imbas blokade laut Yaman terhadap pelayaran Israel.

Serikat buruh Israel, Federasi Buruh Histadrut mengatakan pada tanggal 20 Maret bahwa otoritas pelabuhan telah mengumumkan niat mereka untuk memberhentikan setengah dari 120 orang yang dipekerjakan di pelabuhan Eilat.

Federasi tersebut menambahkan bahwa para pekerja berencana untuk memprotes keputusan tersebut pada hari Rabu.

“Seharusnya saat ini perusahaan merangkul para pekerja dan keluarga mereka, dan tidak memilih cara yang mudah untuk melakukan PHK massal. Kami tidak akan menjadi bagian dari hal ini,” kata Eyal Yadin, ketua serikat pekerja transportasi Israel, dalam sebuah pernyataan.

Nir Eisenberg, kepala Divisi Maritim di Serikat Pekerja Transportasi Histadrut, mengatakan, “Manajemen pelabuhan mencoba mengambil keuntungan dari situasi perang dan membahayakan mata pencaharian para pekerja yang berdedikasi di daerah pinggiran selatan.”

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Outlet media Israel, Calcalist, baru-baru ini melaporkan bahwa 149.000 kendaraan memasuki pelabuhan Eilat tahun lalu, dibandingkan dengan tidak ada sama sekali pada tahun 2024. Pada Desember 2023, Calcalist mengatakan bahwa pendapatan dari pelabuhan Eilat anjlok hingga 80 persen sejak dimulainya kampanye Yaman terhadap kapal-kapal yang menuju atau terkait dengan Israel.

Baca juga: AS Klaim Gagalkan Serangan Drone Bawah Air Yaman

Sejak November, Angkatan Bersenjata Yaman – yang bersekutu dengan gerakan perlawanan Houthi – telah menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Laut Arab sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina, yang saat ini menghadapi genosida di Jalur Gaza.

Mereka juga telah meluncurkan sejumlah pesawat tak berawak dan rudal ke arah Eilat, yang dalam bahasa Arab dikenal dengan nama Umm al-Rashrash.

Sebagai hasil dari operasi Yaman, perusahaan pelayaran internasional besar telah dipaksa untuk mengalihkan rute kapal mereka di sekitar Tanjung Harapan Afrika Selatan.

Pemimpin Ansarallah Abdul Malik al-Houthi mengumumkan pada tanggal 14 Maret bahwa pihaknya dan tentara Yaman akan memperluas operasi maritimnya terhadap pelayaran yang terkait dengan Israel dan mencegah kapal-kapal tersebut untuk mengubah rute mereka di sekitar Tanjung Harapan.

Operasi Yaman telah menyebabkan tekanan yang signifikan terhadap ekonomi Israel, yang telah anjlok hampir 20 persen sejak Operasi Banjir Al-Aqsa pada tanggal 7 Oktober.

Hizbullah Lebanon juga telah menyebabkan kerugian yang sama di pemukiman Israel di utara, di mana penjualan telah anjlok 70 persen sejak bulan Oktober. Ratusan ribu warga Israel terpaksa mengungsi dari wilayah utara.*

Baca juga: Kapalnya Tak Bisa Lewati Laut Merah, ‘Israel’ Beralih ke Jalur Darat

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiHouthi YamanisraelpelabuhanPerang Palestina-IsraelPHK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat untuk Anak-Anak Gaza
Tulisan selanjutnya Diumumkan Menang Pemilu, Prabowo Ucapkan Terima Kasih Didukung Jokowi  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?