Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Marinir Inggris Terdakwa Antek Intelijen Hong Kong Ditemukan Tak Bernyawa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2024 11:20 11:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2024 11:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria Inggris bekas anggota Royal Marine yang didakwa menjadi antek dinas intelijen Hong Kong ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sebuah taman, kata pihak kepolisian.

Matthew Trickett, 37, yang bekerja sebagai staf kantor imigrasi Inggris di Home Office, pekan lalu dihadirkan di persidangan sebagai terdakwa pelanggaran National Security Act.

Dia ditemukan oleh seorang warga di sebuah taman di Maidenhead, Berkshire pada hari Ahad (19/5/2024), kata Kepolisian Thames Valley seperti dilansir BBC Rabu (22/5/2024).

Kasusnya diperlakukan sebagai kematian yang tidak jelas penyebab dan pemeriksaan post-mortem akan dilakukan, kata polisi.

Sejumlah petugas dikerahkan ke Grenfell Park 

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Maidenhead sekitar puku.17:15 BST hati Ahad, di mana Trickett ditemukan.

Dia sempat mendapatkan tindakan oleh petugas kedaruratan tetapi dinyatakan tidak lagi bernyawa di lokasi.

Sebuah tenda forensik berwarna hitam tampak berdiri di dalam area taman yang dibatasi garis polisi pada Selasa malam. Sejumlah polisi berjaga-jaga di sekitar taman itu.

Polisi meminta kepada siapa saja yang berada di taman itu pada Ahad petang supaya melapor apabila mereka memiliki informasi.

Dalam sebuah pernyataan keluarga Trickett meminta kepada media untuk menghormati privasi mereka yang sedang berduka.

Pengacara Trickett, Julian Hayes, mengaku terkejut dengan kabar kematian kliennya.

Trickett merupakan staf bagian keimigrasian di Home Office, yang sebelumnya pernah menjadi anggota marinir selama enam tahun. Dia juga bekerja sebagai direktur perusahaan jasa keamanan bernama MTR Consultancy.

Pekan lalu, Trickett didakwa bersama Chi Leung (Peter) Wai, 38, dan Chung Biu Yuen, 63,  berdasarkan UU keamanan National Security Act dengan tuduhan membantu dinas intelijen Hong Kong dan tuduhan interferensi asing.

Mereka dituduh antara 20 Desember 2023 dan 2 Mei 2024 bersepakat untuk mengumpulkan informasi, melakukan pengintaian dan tindakan desepsi guna membantu dinas intelijen asing.

Mereka juga dituduh melakukan tindakan memasuki secara paksa sebuah tempat tinggal di Inggris pada 1 Mei 2024.

Ketiga terdakwa hanya berbicara di persidangan pekan lalu untuk mengkonfirmasi identitas mereka.

Mereka belum menyatakan sikap bersalah atau tidak terhadap dakwaan dan diberikan pembebasan dari tahanan dengan uang jaminan sampai hari Jumat oekan ini, ketika mereka dijadwalkan kembali menghadiri persidangan di Old Bailey.

Jaksa Kashif Malik dalam persidangan pekan lalu meminta supaya Trickett ditempatkan di dalam tahanan demi keselamatan dirinya sendiri, karena terdakwa sudah pernah berusaha melakukan tindakan bunuh diri setelah menjadi tersangka. Namun, permintaan jaksa itu ditolak dan dia diberikan pembebasan dari tahanan dengan uang jaminan. Selama berada di luar tahanan Trickett dikenai wajib lapor ke kantor kepolisian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hong Konginggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Norwegia Donasi Rp169 Miliar untuk Sektor Kesehatan di Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Kapal Penabrak Jembatan Baltimore Bergerak Kembali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?