Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertama Kalinya Sejak 2012, Saudi Tunjuk Dubes Baru untuk Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Mei 2024 02:03 2:03 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Mei 2024 07:00
Bagikan
Saudi Al Qaeda
Bagikan

Hidayatullah.com – Arab Saudi menunjuk duta besar baru untuk Suriah pada hari Minggu, untuk pertama kalinya sejak tahun 2012, Anadolu Agency melaporkan.

Faisal Al-Mujfel ditunjuk sebagai duta besar kerajaan di Damaskus, kantor berita negara SPA melaporkan.

Langkah ini dilakukan beberapa bulan setelah kedua negara kembali menjalin hubungan diplomatik setelah mereka memutuskan hubungan mereka lebih dari satu dekade yang lalu.

Arab Saudi menutup kedutaan besarnya di Damaskus pada bulan Maret 2012, sekitar setahun setelah meletusnya protes-protes pro-demokrasi, yang ditindak dengan kejam oleh rezim Bashar al-Assad.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengunjungi Suriah, beberapa hari setelah kunjungan serupa oleh mitranya dari Suriah, Faisal Mekdad, ke kerajaan tersebut.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Media pemerintah dan pihak berwenang Suriah tidak segera memberikan komentar mengenai perkembangan ini.

Perang saudara di Suriah yang kini memasuki tahun ke-14 telah menewaskan hampir setengah juta orang dan membuat setengah dari populasi negara tersebut yang berjumlah 23 juta jiwa mengungsi. Perang ini telah lama membeku dan begitu pula upaya-upaya untuk menemukan solusi politik untuk mengakhirinya.

Pada bulan Maret 2023, Arab Saudi dan Iran sepakat untuk menjalin kembali hubungan diplomatik setelah pembicaraan di Beijing, menjadi terobosan diplomatik besar dengan tujuan untuk mengurangi konflik antara kedua negara.

Iran telah menjadi sekutu politik dan militer utama bagi pemerintah Assad di Suriah dan kelompok Hizbullah Lebanon.

Di Yaman, Arab Saudi telah memimpin sebuah koalisi melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak tahun 2015 dalam upaya untuk memulihkan pemerintahan yang diakui secara internasional. Konflik ini telah berubah dalam beberapa tahun terakhir menjadi perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pekan lalu bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan ketika mereka semakin dekat dengan perjanjian keamanan. Kesepakatan tersebut, menurut media pemerintah Arab Saudi, termasuk mengakhiri perang ‘Israel’ di Jalur Gaza, memberikan bantuan ke wilayah yang dilanda perang, dan solusi dua negara yang “memenuhi aspirasi dan hak-hak yang sah dari rakyat Palestina.”

Baca juga: Perang Suriah Merenggut Nyawa Lebih dari 507.000 Jiwa

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiDubes Arab SaudiRezim Bashar al-Assadsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tornado dan Badai Petir Melanda Bagian Tengah Amerika Serikat [Video]
Tulisan selanjutnya Pesawat Tempur ‘Israel’ Lancarkan Pemboman ke Kamp Pengungsi Palestina di Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?