Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kelebihan Berat Badan Berisiko Terkena 10 Jenis Kanker

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2014 13:10 1:10 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Agustus 2014 13:09
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

MEMILIKI kelebihan berat badan meningkatkan risiko terkena 10 jenis kanker, kata satu penelitian. Lima juta orang dewasa di Inggris saat ini melaksanakan langkah-langkah anti-obesitas secara ketat.

Para peneliti menyebutkan, terdapat 12.000 kasus dengan 10 jenis kanker setiap tahun di Inggris, yang disebabkan kelebihan berat badan.

Jika kecenderungan ini terus berlanjut, “kasus kanker akan bertambah 3.500 setiap tahunnya,” kata pernyataan dari penelitian tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet.

Dengan mengukur rasio berat dalam kilogram dengan tinggi dalam meter kuadrat, indeks massa tubuh (BMI) antara 25 sampai 29,9 dianggap kelebihan berat badan, dan 30 sebagai obesitas.

“Setiap peningkatan BMI lima kg/m2, memiliki risiko terkena kanker rahim (meningkat 62 persen), kandung empedu (meningkat 31 persen), ginjal (25 persen), leher rahim (10 persen), tiroid (sembilan persen), dan leukemia (sembilan persen),” kata penelitian itu, juga dilansir Free Malaysia Today belum lama ini.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

BMI yang lebih tinggi juga meningkatkan risiko kanker hati (19 persen), usus besar (10 persen), ovarium (sembilan persen), dan payudara (lima persen), meskipun keempat jenis ini dipengaruhi oleh faktor lain.

Bahkan dalam rentang tinggi-ke-berat yang normal, orang-orang dengan BMI lebih tinggi lebih berisiko, para peneliti menemukan.

Sebaliknya, mereka yang hanya memiliki BMI tinggi, tampaknya berada pada risiko sedikit lebih rendah terkena kanker prostat dan kanker payudara premenopause.

Para peneliti menggunakan catatan pasien pada jaringan data nasional dan mengidentifikasi 5.240.000 orang berusia 16 ke atas yang bebas kanker ketika mereka pertama kali didaftarkan.

Status kesehatan (rekam medik) mereka diikuti selama rata-rata 7,5 tahun. Selama periode itu hampir 167.000 orang mulai mengidap sejumlah kanker.

Kanker Rahim 41%

“Ada banyak variasi terhadap efek BMI pada kanker yang berbeda,” kata pemimpin penelitian Krishnan Bhaskaran dari London School of Hygiene dan Tropical Medicine.

“Sebagai contoh, risiko kanker rahim meningkat secara substansial pada indeks massa tubuh yang lebih tinggi; untuk kanker lain kita melihat ada risiko kenaikan yang lebih sederhana, atau tidak berpengaruh sama sekali.

“Untuk beberapa kanker, seperti kanker payudara, terjadi pada wanita muda sebelum menopause. Tetapi ada juga risiko yang lebih rendah pada BMI yang lebih tinggi.”

Tim peneliti mengatakan, kelebihan berat badan dapat menyebabkan terjadinya 41 persen kanker rahim, dan 10 persen, atau lebih, kanker kandung empedu, ginjal, hati, dan kanker usus di Inggris.

Mengomentari penemuan ini, Peter Campbell dari American Cancer Society di Atlanta, menyoroti kebutuhan kebijakan untuk mengatasi kelebihan berat badan dan obesitas, suatu masalah yang berkembang secara global.

Ini dapat mencakup pajak pada makanan, seperti minuman bergula atau manis yang tinggi kalori tapi rendah nutrisi, subsidi untuk upaya alternatif dalam kesehatan, dan perencanaan kota yang mendorong orang untuk berjalan, dan bentuk-bentuk latihan.

Awal pekan ini, studi lain di jurnal The Lancet mengatakan, dua dari lima orang dewasa Amerika diperkirakan mengidap diabetes tipe 2 — suatu bentuk penyakit yang disebabkan terutama oleh kurangnya aktivitas fisik dan kelebihan berat badan.

Kelebihan berat badan juga memberi orang pada risiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung dan stroke.

Satu analisis global baru-baru ini menemukan, sepertiga dari orang dewasa dan seperempat anak-anak sekarang memiliki kelebihan berat badan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karantina Diserbu Perusuh, 17 Pasien Ebola Melarikan Diri Sprei Pasien Dijarah
Tulisan selanjutnya Abdullah Ocalan: Perang Kurdi dengan Turki Hampir Berakhir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?