Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

UCLA Tidak Bisa Biarkan Pengunjuk Rasa Halangi Mahasiswa Yahudi Masuk Kampus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2024 16:39 4:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Agustus 2024 16:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– University of California, Los Angeles (UCLA) tidak dapat membiarkan para pengunjuk rasa menghalangi mahasiswa Yahudi untuk memasuki kelas atau bagian lain dari kampus. Demikian menurut keputusan hakim federal hari Selasa (13/8/2024).

Keputusan yang dibuat oleh hakim distrik AS Mark Scarsi itu merupakan jawaban atas gugatan hukum yang diajukan bulan Juni oleh tiga mahasiswa Yahudi UCLA. Mereka mengklaim mengalami diskriminasi di kampus saat terjadi aksi protes mahasiswa terkait perang Palestina-Israel di Gaza disebabkan agama kepercayaan mereka dan bahwa pihak kampus UCLA gagal menjamin akses masuk ke kampus bagi semua mahasiswa Yahudi.

“Pada tahun 2024, di Amerika Serikat, di negara bagian California, di kota Los Angeles, mahasiswa Yahudi dikeluarkan dari sebagian kampus UCLA karena mereka menolak untuk untuk mengecam keyakinan mereka,” tulis Scarsi dalam keputusannya.

UCLA berargumen bahwa pihaknya tidak memiliki kewajiban legal dalam masalah itu disebabkan para pengunjuk rasa, bukan pihak universitas, yang menghalangi mahasiswa Yahudi untuk memasuki kampus. UCLA juga berdalih pihaknya sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna menggagalkan rencana pendirian perkemahan demonstran yang baru.

Yitzchok Frankel, salah seorang mahasiswa hukum UCLA yang mengajukan gugatan itu, menyambut baik keputusan hakim.

Baca Juga

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

“Seharusnya tidak boleh ada mahasiswa yang merasa  takut dihalangi masuk ke kampus karena mereka beragama Yahudi,” kata Frankel dalam sebuah pernyataan. “Saya bersyukur bahwa pengadilan telah memerintahkan UCLA untuk menghentikan tindakan anti-Yahudi yang memalukan ini.”

Mary Osako, seorang jubir UCLA, dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan kepada Associated Press mengatakan, “UCLA berkomitmen untuk mengembangkan budaya kampus di mana setiap orang merasa diterima dan bebas dari intimidasi, diskriminasi, dan pelecehan.”  

Sebelumnya pada bulan lalu, hakim Scarsi memerintahkan UCLA untuk membuat skema perlindungan bagi mahasiswa Yahudi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:UCLAyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta BPIP Ubah Aturan Paskibraka, Dirjen HAM: Berjilbab Tak Bertentangan dengan Pancasila
Tulisan selanjutnya Kobarkan Semangat Kemerdekaan di Kepulauan Seribu, Santri Hidayatullah Gelar Jasqu 2024

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kolom

Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat

Kolom
2 Juli 2026 13:30
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

2 Juli 2026 11:54
Berita

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

30 Juni 2026 19:51
Berita

Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit

30 Juni 2026 18:00
Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

30 Juni 2026 16:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?