Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBNU Minta Masyarakat Hentikan ‘Adu Domba’ Polemik Nasab Ba’alawy

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 September 2024 17:29 5:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 September 2024 17:27
Bagikan
youtube lgbt
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghimbau masyarakat menghentikan membahas polemik nasab Habaib Baalawi. Ketua Bidang Keagamaan PBNU, Ahmad Fahrur Rozi menyampaikan agar masyarakat tidak mudah terbawa pada isu yang kembali ramai di Media Sosial (Medsos) terkait hal ini.

Diketahui, masalah ini kembali mencuat di media sosial. Menurutnya, lebih baik membahas hal lain yang lebih berfaedah atau bermanfaat serta menyibukkan diri dengan hal positif.

“Menurut saya sudah saatnya kita sudahi, Stop Polemik nasab Yang Tidak Perlu,” kata Gus Fahrur kepada tvOnenews.com, Ahad (8/9/2024).

“Salah satu tanda baiknya Islam dan sempurnanya iman seseorang adalah perhatiannya terhadap apa yang bermanfaat baginya,” jelasnya.

“Saya melihat banyak orang menyibukkan diri dengan share berbagai tulisan dan konten adu domba nasab yang jelas tidak ada manfaatnya, tidak menambah kebaikan hidupnya dan tidak menambah sumber rezekinya, kecuali bagi konten kreator jahat yang bekerja sebagai buzzerrp bayaran,” pesan Gus Fahrur.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Lebih lanjut, ia menjelaskan agar umat muslim senantiasa membahas sesuatu yang lebih bermanfaat. Jika seseorang sibuk dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, niscaya itu merupakan tanda Allah SWT berpaling darinya.

Jika seseorang sibuk dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, niscaya itu merupakan tanda Allah SWT berpaling darinya, katanya, sambil mengutip hadis Nabi yang artinya, “Salah satu tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya”.

Berdampak NU sendiri

Sebelumnya, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar telah mengingatkan soal polemik nasab habib di Indonesia. Menurut Kiai Miftakhul, isu yang gaduh ini cuma diembuskan segelintir orang.

Menurutnya, jika polemik ini diteruskan, masalah bukan lagi soal dzurriyah Ba’alawi melawan dzurriyah Wali Songo, melainkan arahnya sudah ke jamaah NU sendiri.

“Gangguan sudah sudah nyata, bukan dzon lagi, tapi jelas dialamatkan kepada NU dan bertubi-tubi,” ujar Kiai Miftachul.

Kiai Miftakhul mengingatkan bahwa NU memuliakan orang bukan karena nasab atau garis keturunan, suku dan etnis, tetapi keilmuan, kebaikan dan ketakwaan seseorang.

Sementara Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya dalam channel Youtube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama pada Juli 2023, mengatakan bahwa yang namanya catatan, yang banyak diragukan beberapa kalangan, kalau dicari tidak mungkin lengkap.

Dalam diskusi dan bantah-bantahan yang terjadi, ada yang berpendapat tidak ada catatan 700 tahun. Ternyata setelah diteliti tidak ada catatan hanya 100 tahun dan seterusnya.

“Tapi yang namanya catatan tidak mungkin lengkap, tidak mungkin bisa betul-betul lengkap dan berurutan, pencatatan itu membutuhkan tradisi tersendiri dan tradisi mencatat di lingkungan Islam itu baru, apalagi di lingkungan Arab,” kata Gus Yahya, menjawab keraguan kalangan yang mengkailm tidak ada catatan yang menjelaskan habib atau Ba’alawi nasabnya sampai ke Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

“Meski catatannya tidak ada, tapi riwayat secara lisan atau oral dari mulut ke mulut itu ada. Kalau merujuknya hanya ke catatan, nanti nasabnya Nabi Muhammad SAW sampai ke Nabi Ibrahim, sumbernya dari mana, nanti repot,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Habaib BaalawiHeadlinejamiyah NUnasab Baalawinasab habibPBNUPengurus Besar Nahdlatul Ulamapolemik nasab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Fransiskus Datang Skandal Seks Gejera Katolik Timor-Leste Diangkat Lagi
Tulisan selanjutnya Jusuf Kalla Sebut Mendikbud Nadiem Makarim Menteri Jarang Ngantor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?