Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemakaman Diiringi Lagu Nazi Bikin Mahasiswa Yahudi di Austria Meradang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2024 22:06 10:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2024 21:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Himpunan Mahasiswa Yahudi Austria melaporkan tiga politisi yang dikabarkan menghadiri acara pemakaman di mana lagu yang memuja tentara SS era Nazi Jerman dinyanyikan.

Hal yang membuat para mahasiswa Yahudi meradang lagu itu dinyanyikan pada hari Jumat (27/9/2024), di malam menjelang pemilihan umum di mana diproyeksikan partai berideologi kanan-jauh akan mendulang banyak suara.

Tiga politisi ternama dari Partai Kebebasan Austria (FPÖ) menghadiri pemakaman itu ketika lagu “Wenn alle untreu werden” (Ketika semua tidak setia) dinyanyikan.

Di dalam video pemakaman tersebut tampak Martin Graf, Harald Stefan dan Norbert Nemeth menghadiri pemakaman seorang mantan politisi FPÖ, lapor koran Austria Der Standard seperti dilansir DW.

Tidak jelas apakah ketiga politisi itu ikut menyanyikan lagu tersebut, yang didalamnya terdapat sebaris kata-kata bila diterjemahkan artinya “ingin berkhotbah dan berbicara tentang German Reich (Negara Jerman) yang suci.” 

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Lagu itu sebenarnya ditulis pada tahun 1814 oleh Max von Schenkendorf, tetapi kerap dinyanyikan semasa Nazi Jerman berkuasa, diadopsi oleh tentara Nazi Schutzstaffel (SS) sebagai “lagu kesetiaan”. SS adalah organisasi paramiliter yang membantu pemimpin Nazi Adolf Hitler naik ke tampuk kekuasaan dan membantu melaksanakan pembunuhan terhadap orang-orang etnis minoritas – kebanyakan Yahudi – selama Holocaust.

Para politisi dari berbagai partai di Austria mengecam video tersebut.

“FPÖ sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah ekstremis sayap kanan,” kata Menteri Kehakiman Alma Zadic, seorang anggota Partai Hijau.

Partai populis sayap kanan ekstrem ini kembali menunjukkan “wajah radikalnya,” kata Partai Rakyat Austria (ÖVP) beraliran konservatif yang dipimpin Kanselir Karl Nehammer di situs webnya.

Partai Sosial Demokrat (SPÖ) dan NEOS yang beraliran liberal juga mengungkapkan sentimen serupa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siram Sup ke Lukisan Van Gogh 3 Aktivis Lingkungan Terancam Dibui
Tulisan selanjutnya Nepal di Pegunungan Himalaya Banjir 120 Orang Tewas Puluhan Hilang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?