Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cegah Kebangkrutan Malaysia Airlines akan PHK 6 Ribu Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2014 11:33 11:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2014 11:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Malaysia Airlines akan memutuskan hubungan kerja dengan 6.000 karyawannya guna menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan, menyusul dua tragedi besar yang membuat perusahaan semakin terpuruk.

Khazanah Nasional, investor milik negara yang menangani perusahaan itu mengatakan akan menyuntikkan dana 6 milyar ringgit (USD1,9 milyar) dengan harapan maskapai penerbangan itu akan membaik dalam kurun waktu tiga tahun.

Direktur Khazanah, Azman Mokhtar, mengatakan nama maskapainya tidak akan diganti meskipun sudah tercoreng parah dengan hilangnya pesawat MH370 beserta seluruh kru dan penumpangnya dan kecelakaan yang dialami MH17 di Ukraina, sehingga banyak pelanggan membatalkan pesanan tiketnya.

Malaysia Airlines (MAS) sebenarnya sudah terseok-seok secara finansial selama bertahun-tahun, yang mana menurut para analis akibat kesalahan manajemen dan ketidakmampuan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri.

Guna mencegah MAS ambruk, Azman mengatakan akan memangkas 6.000 karyawan atau sekitar 30 persen dari jumlah pekerja yang sekarang mencapai 20.000 orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang CEO baru akan dipilih pada akhir 2014, meskipun bos MAS sekarang Ahmad Jauhari Yahya akan masih aktif hingga Juli 2015 guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus.

MAS juga akan “merasionalisasi” jaringan penerbangannya, alias menghapus rute perjalanan yang dianggap tidak mendatangkan keuntungan.

Khazanah, yang sudah memiliki 70 persen saham MAS, awal Agustus mengumumkan akan menguasai seluruh saham sisa sebagai bagian dari upaya penyelamatan perusahaan.

Meskipun MAS akan menjalankan rencana restrukturisasi besar-besaran, namun pihak perusahaan mengatakan maskapainya akan tetap beroperasi.

“Kombinasi berbagai kebijakan yang diumumkan hari ini akan memungkinkan maskapai penerbangan nasional kita dihidupkan kembali,” kata Azman hari Jumat (29/8/2014) dikutip AFP.

Namun, sejumlah pengamat menilai restrukturisasi MAS sulit akan membuahkan hasil dalam waktu hanya 3 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mursy Tak Tanggapi Tuduhan Pembocoran Dokumen Rahasia ke Qatar
Tulisan selanjutnya Perkuat Kontibusi Kebangsaan, KAMMI Belajar dari Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?