Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelancong Saudi Keluarkan Uang Ribuan Dolar di Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Mei 2013 07:58 7:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Mei 2013 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang-orang Arab Saudi menempati ranking pertama daftar pelancong mancanegara yang paling banyak mengeluarkan uang saat berada di luar negeri, dengan rata-rata pengeluaran US$6.666 sekali jalan. Demikian menurut hasil survei yang dirilis Visa.

Wisatawan dan pelancong lain dari Kerajaan Saudi menghabiskan uang hampir tiga kali lebih banyak dibanding rata-rata global pengeluaran pelancong mancanegara yang mencapai US$2.390, kata Visa dilansir Al-Arabiya Selasa (30/4/2013).

Global Travel Intentions Study 2013 yang dilakukan oleh lembaga keuangan penyedia layanan kartu kredit dunia itu mendapati, warga Australia yang pergi ke luar negeri rata-rata sekali jalan menghabiskan uang US$4.118 atau menempati urutan kedua setelah Saudi. Di posisi ketiga ada pelancong mancanegara dari China, yang sekali perjalanan ke luar negeri merogoh kocek hingga US$3.824.

Di masa mendatang, pengeluaran pelancong mancanegara diperkirakan meningkat rata-rata US$2.501 sekali jalan, kata hasil studi yang menanyai 12.631 pelancong dari 25 negara itu.

“Wisatawan lintas perbatasan sedang marak dan pelancong cenderung menambah anggaran untuk perjalanan mereka selanjutnya rata-rata lima persen,” kata Visa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil survei Visa menyebutkan, pelancong dari Singapura, Thailand, Hong Kong, di masa datang semuanya berencana untuk menambah anggaran sedikitnya dua kali lipat dari anggaran pengeluaran dalam perjalanan mereka sebelumnya.

Negara Amerika Serikat masih menjadi tujuan utama pelancong global, disusul kemudian Inggris di tempat kedua, lalu Prancis dan China. Visa mendapati, uang tidak lagi menjadi salah satu alasan dari tiga alasan utama seseorang memutuskan untuk mengunjungi negara tertentu. Sekarang, faktor pendorong utama seorang pelancong memutuskan pergi ke suatu negara untuk liburan antara lain karena pemandangan, budaya dan beragam atraksi yang bisa dilihatnya di negara bersangkutan.

Pengaruh kondisi perekonomian global terhadap pelancong mancanegara sudah diamati sejak beberapa tahun silam. Namun, tahun 2013 terdapat perbedaan signifikan baik dilihat dari sisi ekonomi maupun pemikiran para pelancong, di mana mereka berkeinginan untuk menambah anggaran pengeluarannya saat bepergian ke luar negeri, kata Ross Jackson, pejabat Visa lintas batas untuk wilayah Asia Pasifik, Eropa Tengah, Timur Tengah dan Afrika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Regulasi, SDM, dan Minimnya Anggaran Jadi Hambatan LSF
Tulisan selanjutnya Jangan Marah, Jika tak Mampu Kendalikan Emosi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Berita
22 Juli 2026 10:39
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?