Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gaji Kecil Dipotong Dokter Keluarga di Turki Mogok Kerja 3 Hari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2024 21:24 9:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2024 08:21
Bagikan
Penyakit milenial
Bagikan

Hidayatullah.com– Para dokter keluarga dan tenaga kesehatan lainnya, hari Selasa (5/11/2024), memulai aksi mogok kerja selama tiga hari.Aksi protes tersebut dipicu oleh kebijakan pemotongan gaji yang diberlakukan atas karyawan klinik-klinik keluarga, yang disebabkan adanya skema insentif baru.

Berdasarkan skema upah terbaru, pendapatan mereka akan dipotong sampai 30 persen. Sebagai kompensasi, sistem insentif baru menawarkan gaji tambahan berdasarkan jumlah pasien yang ditangani oleh masing-masing dokter keluarga.

Turkish Medical Association berargumen bahwa ketentuan baru itu lebih mengutamakan kuantitas daripada kualitas dan memandang remeh pekerjaan dan kesejahteraan para dokter keluarga, lansir Hurriyet Daily News Selasa (5/11/2024).

Asosiasi itu menuntut gaji dokter keluarga harus terdiri dari satu komponen saja dan potongan untuk dana pensiun mereka kelak tidak melebihi dari 20 persen.

Asosiasi itu menegaskan bahwa pihaknya mendukung serikat-serikat dokter keluarga yang akan melakukan mogok kerja dari tanggal 5 sampai 7 November.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Para perawat dan bidan juga ikut serta dalam aksi mogok para dokter itu, meskipun jumlahnya tidak diketahui pasti.

Para dokter yang bekerja di klinik keluarga, di mana warga Turki biasanya meminta pemeriksaan medis untuk penyakit ringan atau sebagai rujukan pertama, menerima gaji paling rendah dibandingkan dokter lainnya di Turki.

Menurut profil Turkish Association of Family Physicians (TAHUD) di situs web asosiasi dokter keluarga Wonca Europe, saat ini setiap orang dari 80 juta populasi Turki terdaftar di seorang dokter keluarga, yang sebagiannya merupakan dokter spesialis dalam bidang kedokteran keluarga dan sebagian lainnya adalah tenaga kesehatan pemegang sertifikat pelatihan singkat dengan keterampilan kerja sebagai dokter keluarga. Hampir semua bekerja di klinik kesehatan (semacam puskesmas di Indonesia), dan mereka masing-masing dikontrak oleh Kementerian Kesehatan dengan deskripsi tugas yang sama tetapi ada perbedaan di sisi upah dan wewenang untuk mengeluarkan resep obat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokterTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mulai Diadili 8 Orang yang Terlibat Pembunuhan Guru Prancis Samuel Paty
Tulisan selanjutnya Eks Jenderal ‘Israel’ Akui Kekurangan 10 Ribu Tentara, Setara 1 Divisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?