Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Bolivia Usir USAID Keluar dari Negaranya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2013 20:06 8:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2013 20:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Bolivia Evo Morales telah mendepak keluar organisasi bantuan Amerika Serikat USAID dari negaranya dengan tuduhan mencoba mengusik pemerintahannya.

Hari Rabu (1/5/2013) Morales mengatakan bahwa USAID terlibat “dalam upaya untuk mempengaruhi organisasi petani dan organisasi-organisasi sosial lainnya.”

Pengusiran USAID dari Bolivia diumumkan Morales di depan khalayak yang menyemut di depan istana kepresidenan guna memperingati hari buruh sedunia May Day.

“Tidak akan pernah lagi, tidak akan pernah lagi USAID (bisa) menipu dan memperalat para pemimpin kita, rekan-rekan kita, dengan bantuan-bantuannya,” kata Morales mengumumkan pengusiran itu.

Presiden Bolivia itu kemudian memerintahkan Menteri Luar Negeri David Choquehuanca untuk menginformasikan perihal pengusiran USAID itu kepada Kedutaan AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masalah ini menandai konfrontasi terbaru antara Washington dengan pemerintahan sayap kiri di berbagai negara.

Dalam pidatonya, Morales mengecam pernyataan Menlu AS John Kerry pada 17 April lalu di depan Kongres AS, yang mengatakan bahwa dunia Belahan Barat merupakan “halaman belakang” dan penting artinya bagi Amerika Serikat. Belahan Barat yang dimaksud adalah negara-negara tetangga AS.

Banyak pemimpin Amerika Latin yang merasa tersinggung dengan sebutan “halaman belakang” yang ditujukan Washington kepada negara mereka, terutama para pemimpin sayap kiri. Mereka geram dengan Washington, sebab sejarah panjang di Amerika Latin menunjukkan Gedung Putih sering mendukung rezim diktator di Amerika Selatan.

Bualan USAID

USAID dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya telah menghabiskan uang hampir US$2 milyar untuk pembangunan di Bolivia selama 50 tahun terakhir. Proyek-proyek yang digarapnya antara lain bidang pendidikan, kesehatan dan keamanan pangan.

Kepada para wartawan jurubicara Deplu AS Patrick Ventrell mengatakan, pemerintah AS sangat menyesali keputusan Bolivia itu.

“Mereka yang akan sangat dirugikan dengan keputusan pemerintah Bolivia adalah rakyat Bolivia yang telah merasakan manfaat kerjasama kami,” kata Ventrell.

Ventrell mengatakan, tuduhan pemerintah Bolivia terhadap USAID tidak berdasar.

Namun, Phillip Brenner seorang profesor hubungan internasional di American University di Washington DC berpendapat USAID justru tidak memberikan manfaat bagi rakyat Bolivia.

Dalam wawancaranya dengan Aljazeera, Brenner mengatakan bahwa USAID diduga mendorong pemberontakan di Santa Cruz, wilayah “kaya raya” di Bolivia.

Brenner juga mengatakan bahwa “hanya ada sedikit bukti” USAID telah berbuat banyak untuk rakyat Bolivia. Dan klaim Amerika yang menyebut USAID banyak berjasa kepada rakyat Bolivia adalah pernyataan yang dilebih-lebihkan.

“Menurut saya pernyataan yang mengatakan bahwa kami (AS) sudah menolong mereka sejak 1964 merupakan suatu pernyataan yang berlebihan,” kata Brenner, seraya menambahkan bahwa Bolivia justru banyak membuat kemajuannya sendiri di bawah kepemimpinan Evo Morales. Demikian dilansir Aljazeera Kamis (2/5/2013).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Uighur Jerman Serukan Penyelidikan Atas Kekerasan di Xinjiang
Tulisan selanjutnya Warga Saudi Belajar Islam di Universitas Moskow

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?