Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Baru Mengundurkan Diri, PM Libya Al-Thinni Diminta Membentuk Pemerintahan Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 September 2014 01:52 1:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2014 07:00
Bagikan
PM Libya Abdullah Al-Thinni.
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Libya hasil pemilhan umum, Dewan Perwakilan, telah meminta Abdullah Al-Thinni untuk membentuk pemerintahan sementara yang baru, di tengah-tengah perpecahan politik dan kekerasan bersenjata di negara itu.

“Dewan Perwakilan hari ini telah menunjuk kembali Thinni sebagai perdana menteri, memintanya untuk membentuk pemerintahan darurat dalam waktu tidak kurang dari dua pekan,” kata seorang jurubicara Senin (1/9/2014) dikutip Aljazeera.

Tindakan itu diambil setelah pemerintah –yang dipimpin Thinni dan belum lama ini mengundurkan diri sebagai perdana menteri– mengatakan kehilangan kendali atas sebagian besar kementerian dan institusi-institusi pemerintah yang berada di Tripoli setelah kelompok bersenjata mengambilalih ibukota.

Bulan lalu, para pejabat senior dan anggota parlemen yang terpilih (Dewan Perwakilan) pindah ke kota Tobruk di bagian timur Libya, setelah aliansi sejumlah kelompok bersenjata yang dipimpin oleh milisi dari kota Misrata mengambilalih Tripoli, setelah mengusir kelompok bersenjata saingannya.

Seluruh kementerian, bank sentral dan perusahaan minyak milik negara National Oil Corp (NOC) terletak di ibukota Tripoli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Thinni ditunjuk menjadi perdana menteri Libya sejak bulan Maret 2014, namun posisinya digugat oleh parlemen tandingan yang menolak mengakui Dewan Perwakilan.

Sebagaimana diketahui sebelum Dewan Perwakilan ada, parlemen Libya bernama Kongres Umum Nasional (GNC), yang dibentuk setelah rezim Qadhafi digulingkan dan mendapat dukungan negara-negara Barat yang menyokong para pemberontak mendongkel kekuasaan Qadhafi. GNC, yang sebenarnya dibentuk sebagai parlemen masa transisi, bulan Juni lalu digantikan oleh Dewan Perwakilan yang anggotanya dipilih lewat pemilu. Namun, seiring dengan perebutan pengaruh dan kekuasaan yang terus berlangsung di Libya pascarezim Qadhafi, GNC yang seharusnya sudah bubar dihidupkan kembali oleh kelompok-kelompok yang menentang pemerintahan Libya saat ini dan Dewan Perwakilan. GNC menunjuk Omar Al-Hassi sebagai perdana menterinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abubakar Ba’asyir Dikaruniai Cucu ke 21
Tulisan selanjutnya Belum Ada Presiden Baru, Afghanistan Mungkin Hanya Kirim Menhan ke KTT NATO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?