Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sudah Dimakzulkan Parlemen Korea Selatan Presiden Yoon Tetap Dapat Kenaikan Gaji

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2025 16:50 4:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2025 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Parlemen Korea Selatan sudah memakzulkan Yoon Suk Yeol dari jabatannya sebagai presiden tetapi dia tetap mendapatkan kenaikan gaji tahunan, kata pemerintah.Gaji Yoon akan naik 3% menjadi 262,6 juta won ($179.000), sesuai dengan standar gaji pejabat pemerintahan.

Sejak pemakzulan bulan Desember 2024, Yoon sampai saat ini masih berusaha mengelak dari upaya hukum untuk menyelidiki dugaan pemberontakan dan penyalahgunaan wewenang berkaitan dengan keluarnya dekrit presiden yang menyatakan negara dalam keadaan darurat.

Sementara dia diberhentikan dari tugasnya sebagai presiden, Yoon masih belum resmi dicopot dari jabatannya sampai Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengeluarkan putusan final atas pemakzulannya.

Kabar mengenai kenaikan gaji Yoon menuai kritik di kalangan warga Korea Selatan. Sebagian mengatakan mereka tidak percaya bahwa Yoon masih digaji – apalagi sampai mendapat kenaikan gaji – sementara statusnya sedang diskors.“Upah minimum naik 1,7% sementara dia [Yoon dapat] 3% untuk apa?” tulis sebuah postingan di X bernada geram, yang mendapatkan jempol ribuan pengguna.

Awal bulan ini, petugas pengawal presiden menghalangi petugas penyidik yang berusaha menemui Yoon di kediaman resmi kepresidenan. Surat perintah penangkapan Yoon berakhir pada tengah malam 7 Januari, tetapi pengadilan setempat memperpanjangnya.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Petugas penyidik sedang mempersiapkan upaya penangkapan Yoon selanjutnya dan mereka sudah meminta bantuan dari pihak kepolisian.

Hari Senin (13/1/2025), pihak berwenang mengatakan upaya penangkapan Yoon akan dilakukan sebisa mungkin tanpa ada “jatuh korban atau pertumpahan darah”. Mereka juga memperingatkan bahwa semua petugas keamanan dan anggota parlemen bisa ditangkap apabila mereka berusaha menghalang-halangi penangkapan Yoon, lansir BBC.

Tim pengacara Yoon mengatakan penugasan aparat kepolisian dan penyidik untuk menangkap Presiden Yoon merupakan “tindakan penghianatan terhadap publik”. Mereka menilai surat perintah penangkapan tersebut ilegal.

Mereka juga menuntut supaya personel yang ditugaskan untuk melakukan penangkapan tidak mengenakan penutup wajah supaya jelas terlihat dan tidak ada pihak-pihak yang menyamar sebagai petugas kepolisian.

Sementara itu Han Duck-soo, yang ditunjuk sebagai pejabat sementara presiden Korea Selatan tetapi dia sendiri juga akhirnya kena pemakzulan, juga akan menikmati kenaikan gaji tahunan 3% menjadi 204 juta won ($138.000).

Sebagai perbandingan seorang presiden Amerika Serikat digaji $400.000 dan perdana menteri Inggris mendapatkan bayaran sekitar £172.000 ($209.000).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebakaran di LA Belum Berhenti, Fenomena Tornado Api Muncul di Tengah Kobaran
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Wanita Prancis Dapat Bantuan Kabur dari KDRT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?