Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Pemberantasan Judi Online: Antara Indonesia dan Filipina

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Januari 2025 17:18 5:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Januari 2025 17:17
Bagikan
Filipina melarang judi online POGO
Bagikan

Pada masa Menkominfo Budi Arie, pengembang judi slot Higgs Domino Island dapat meraup hingga Rp27 triliun per tahu, Filipina melarang POGO, yang dikaitkan penipuan dan pencucian uang  

Oleh: Teuku Farhan

Hidayatullah.com | DI TENGAH pelantikan pejabat baru di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), perang melawan judi online semakin lemah. Peran Satgas Anti Judi Online pun dipertanyakan.

Hal ini terbukti dengan terulangnya perilaku culas oknum pejabat Komdigi yang menerbitkan izin Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) aplikasi game judi online pada awal Januari 2025.

Berdasarkan halaman website pse.kominfo.go.id yang diakses pada 16 Januari 2025, tercantum daftar PSE asing dengan tanggal terbit pada 3 Januari dan 6 Januari 2025 yang terdaftar atas nama perusahaan B.I.G Technology Co, Limited dan HIGGS Technology Co, Limited.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Hasil pantauan kami, lebih dari 20 izin PSE perusahaan ini diterbitkan oleh Komdigi.

Kedua perusahaan ini adalah penyedia platform aplikasi game judi online populer di Indonesia, yang dulu dikenal dengan Higgs Domino Island dan kini berganti nama merek baru menjadi Higgs Games Islands.

Pada masa Menkominfo Budi Arie, pengembang judi slot Higgs Domino Island dikatakan dapat meraup hingga Rp27 triliun per tahun. Hal ini dikutip dari Siaran Pers No. 183/HM/KOMINFO/08/2023 tentang Omzet Capai Rp27 T, Kominfo Gandeng Polri Tindak Pelaku Judi Slot pada 9 Agustus 2023 [link: https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/siaran-pers-no-183-hm-kominfo-08-2023-tentang-omzet-capai-rp27-t-kominfo-gandeng-polri-tindak-pelaku-judi-slot].

Dengan omset sebesar itu, tidak mengherankan jika game ini mencapai lebih dari 100 juta unduhan. Jika rata-rata satu pemain mengirimkan deposit 10 ribu rupiah per bulan, maka omset yang dihasilkan mencapai 1 triliun rupiah per bulan.

Belum lagi dampak moral dan kriminal yang masif akibat izin yang diterbitkan oleh oknum pejabat Komdigi ini.

NU Aceh dan Surabaya, MUI Jatim, Sulsel, dan Bengkulu telah mengharamkan game judi online Higgs Domino Island. Pihak kepolisian juga telah banyak menangkap pelaku judi online yang memainkan game ini.

Tidak ada alasan untuk memberikan izin kepada perusahaan dan platform judi online yang telah menghancurkan generasi.

Tolak wacana pajak judol

Kami juga menyesalkan dan tegas menolak wacana sebagian oknum pejabat tentang melegalkan judi online untuk diambil manfaat pajaknya dan meminta masyarakat untuk melawan wacana jahat ini.

Oknum pejabat ini seharusnya belajar dari Filipina. Industri judi online di Filipina menimbulkan masalah sosial dan ekonomi yang signifikan.

Perjudian bernama POGO, kependekan dari Philippine Offshore Gaming Operator (Operator Game Lepas Pantai Filipina),  sebuah perjudian ilegal

yang dimulai pada 2016, menarik banyak perusahaan asing dan para pekerja, tetapi juga dikaitkan dengan kejahatan seperti pencucian uang, perdagangan manusia, dan penipuan.

Karena itulah Istana Malcañang dibawah Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr melarang POGO pada 2024 untuk mengatasi dampak negatif tersebut, termasuk ketergantungan ekonomi lokal pada sektor ini.

Masyarakat Informasi Teknologi meminta kepada penegak hukum dan Satgas Anti Judi Online untuk tidak bermain-main dengan pemberantasan judi online.

Segera tindak tegas oknum pejabat Komdigi yang berulang kali menerbitkan izin PSE judi online dengan modus permainan interaktif. Demikian press rilis ini kami sampaikan. Semoga dapat disiarkan ke publik.*

Direktur Eksekutif Masyarakat Informasi Teknologi

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filipinaHeadlinejudi onlinejudi slotMenkominfopencucian uangPenipuanPOGO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hampir 200 Ribu Pengungsi Suriah Pulang Sejak Runtuhnya Bashar Assad
Tulisan selanjutnya Adi Hidayat: Kampus Muhammadiyah Harus Kedepankan Iman dan Pengetahuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?