Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Partai Pro-Demokrasi Tertua Hong Kong akan Membubarkan Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Februari 2025 16:12 4:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Februari 2025 16:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Partai politik pro-demokrasi tertua di Hong Kong sedang dalam proses membubarkan diri, kata pemimpinnya.

Ketua Partai Demokrat Lo Kin-hei hari Kamis (20/2/2025) berkata, “Kami akan melanjutkan dan mempelajari proses dan prosedur yang diperlukan untuk pembubaran tersebut.”

“Kami mempertimbangkan lingkungan politik di Hong Kong secara keseluruhan serta semua rencana masa depan yang tampak bagi kami, dan itulah keputusan yang kami buat,” kata Lo kepada awak media seperti dilansir The Guardian.

Lo mengatakan keputusan akhir untuk membubarkan partai harus diputuskan lewat pemungutan suara para anggota, tetapi tidak menjelaskan kapan itu akan dilaksanakan.

Partai Demokrat didirikan pada 1994, di masa-masa akhir pemerintahan kolonial Inggris di sana, ketika kelompok-kelompok liberal bermunculan di Hong Kong menjelang dikembalikannya wilayah itu ke China.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Para pemimpin Partai Demokrat di masa awal berperan penting dalam pembentukan “satu negara, dua sistem”, di mana Hong Kong diberikan perlindungan hak dan otonomi luas guna mempertahankan statusnya sebagai pusat keuangan dan bisnis di Asia bagian timur dan demokrasi yang dinikmati penduduknya selama ini.

Setelah kota itu resmi dikembalikan ke China pada 1997, Partai Demokrat merupakan cerminan dari suara oposisi yang menentang legislasi yang dibuat oleh Beijing atau cenderung pro-Beijing. Partai itu juga berada di garis depan aksi-aksi demonstrasi pro-demokrasi.

Namun, kejayaan Partai Demokrat semakin sirna seiring dengan cengkraman Beijing yang menguat dari waktu ke waktu atas kota bisnis itu. Menyusul gelombang besar aksi unjuk rasa pro-demokrasi yang terkadang berujung kerusuhan di tahun 2019, China memberlakukan UU keamanan nasional di Hong Kong yang praktis membungkam suara oposisi.

“Membangun demokrasi di Hong Kong senantiasa sulit,” kata Lo hari Kamis. Kurun beberapa tahun terakhir “kita melihat banyak kelompok masyarakat sipil atau partai politik dibubarkan”, imbuhnya.

Ketika ditanya apakah Partai Demokrat ditekan Beijing untuk membubarkan diri, Lo mengatakan pihaknya tidak akan membeberkan diskusi internal.

Lo menggarisbawahi bahwa sejumlah partai sudah ditutup sejak Hong Kong bersikap keras terhadap gerakan pro-demokrasi, menunjukkan tanda-tanda bahwa “satu negara dua sistem” sedang ditumpas.

Kelompok oposisi terbesar kedua di Hong Kong, Partai Sipil, membubarkan diri pada 2023.Empat bekas anggota parlemen dari Partai Demokrat – termasuk mantan ketuanya Wu Chi-wai – saat ini sejak mendekam di dalam penjara setelah divonis bersalah dalam dakwaan subversi tahun lalu.

Partai Demokrat sudah tidak lagi memiliki kursi di parlemen Hong Kong, setelah sistem elektoralnya diubah pada 2021 guna memastikan hanya “kalangan patriotik” yang dapat menjabat.

Sebuah tim beranggotakan tiga orang, termasuk Lo, akan akan mengkaji aturan hukum dan akuntansi tentang pembubaran partai, sebagai awal dari proses yang harus melalui beberapa tahapan. Partai beranggotakan 400 orang itu tidak mengalami tekanan keuangan yang serius, menurut Lo.

Pemungutan suara pembubaran partai harus mendapatkan dukungan 75% peserta rapat.Partai Demokrat sepanjang kiprahnya telah melahirkan sejumlah tokoh, di antaranya Martin Lee yang dipuji sebagai “bapak demokrasi” Hong Kong, serta Albert Ho yang mengorganisir peringatan tahunan malapetaka Lapangan Tiananmen 1989.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi rudal balistik Laporan: Arab Saudi Diam-Diam Tingkatkan Kemampuan Rudal Balistik
Tulisan selanjutnya Pentagon Berhentikan Puluhan Ribu Pegawai Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?