Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tidak Bisa Jaga Lidah dan Tangan Menteri Perdagangan New Zealand Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2025 23:59 11:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2025 23:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Perdagangan New Zealand Andrew Bayly menyatakan mundur dari jabatannya setelah tidak dapat menjaga tangan dan lidahnya.

Bayly mengundurkan diri setelah mencengkram lengan atas salah seorang stafnya pekan lalu, dalam perilaku yang diakuinya “keterlaluan”.

Dalam konferensi pers hari Senin (24/2/2025), Bayly mengatakan bahwa dirinya “sangat menyesali” insiden tersebut, yang digambarkannya bukan merupakan pertengkaran melainkan “diskusi yang sangat bersemangat”.

Meskipun mengundurkan diri sebagai menteri, Bayly tetap menduduki kursinya di parlemen, lansir BBC.

Pengunduran dirinya tersebut dilakukan setelah pada bulan Oktober 2024 dia mengeluarkan kata-kata kasar terhadap seorang pekerja pabrik minuman anggur, yang disebutnya “pecundang”, dalam suatu kunjungan resmi sebagai pejabat pemerintahan. Tidak hanya itu, dia juga menempelkan jarinya dalam bentuk huruf ‘L’ di dahinya – dan diduga menggunakan kata-kata makian. Bayly kemudian mengeluarkan permintaan maaf kepada publik.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam konferensi pers Bayly mengakui bahwa ada pihak yang melaporkan tindak-tanduknya yang dianggap kurang pantas. Namun, dia menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang apa yang terjadi.

Perdana Menteri Christopher Luxon kemudian mengatakan dalam konferensi pers hari Senin bahwa Bayly sebenarnya sudah mengundurkan diri pada hari Jumat pekan lalu dan insiden pencengkraman itu terjadi tiga hari sebelumnya yaitu pada tanggal 18 Februari.

Bayly pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen New Zealand pada 2014 sebagai politisi Partai Nasional yang saat ini berkuasa.Menyusul kemenangan Luxon pada akhir 2023, Bayly ditunjuk sebagai menteri perdagangan dan konsumen, menteri usaha dan manufaktur skala kecil, serta menteri statistik.

Sebelum terjun ke politik Bayly bekerja di industri finansial.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:New Zealand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah 50 Tahun Bangladesh Pulihkan Perdagangan Langsung dengan Pakistan
Tulisan selanjutnya Tank Israel Masuki Jenin Tank ‘Israel’ Masuki Kamp Pengungsi Jenin, Pertama Kalinya Sejak Intifada Kedua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?