Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Salaf Saleh dan Khatam Al-Quran 90 Kali di Bulan Ramadhan

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Maret 2025 15:21 3:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Maret 2025 15:20
Bagikan
Al-Qur'an Masjidil Aqsha
Bagikan

Kisah para salaf saleh selama bulan Ramadhan memberikan pelajaran penting bagi kita, setidaknya spirit mereka dalam berinteraksi dengan Al-Quran

Hidayatullah.com | BULAN Ramadhan adalah waktu istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Di antara berbagai amalan yang dijalankan, membaca Al-Quran memiliki keutamaan luar biasa.

Bagi para salaf saleh — generasi awal Islam yang dikenal dengan ketakwaan dan semangat ibadah yang tinggi — Al-Quran bukan hanya bacaan, tetapi jalan hidup.

Salah satu hal yang mencengangkan dari kehidupan para salaf saleh adalah kemampuan mereka mengkhatamkan Al-Quran hingga 90 kali dalam sebulan Ramadhan.

Sosok-sosok seperti Kahmasy, Ibnu Atha, Ali bin Khattab, dan Zuhair bin Muhammad menjadi teladan bagaimana cinta pada kalamullah terwujud dalam amalan nyata.

Baca Juga

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan

Berikut ini adalah kisah inspiratif mereka.

Kahmasy: 90 Khatam Setiap Ramadhan

Dikisahkan dalam kitab “Al-Mudhisy” (hal. 370), Kahmasy memiliki kebiasaan mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 90 kali dalam bulan Ramadhan. Artinya, beliau mampu menyelesaikan tiga kali khatam setiap hari. Ini menunjukkan betapa beliau memiliki kedisiplinan waktu yang luar biasa serta kekuatan ruhiyah yang tinggi.

Bukan hanya kecepatan membaca, tetapi juga menunjukkan betapa Al-Quran benar-benar menjadi sahabat dalam setiap momen hidupnya.

Ibnu Atha: Antara Khatam Harian dan Tadabbur yang Mendalam

Menurut kitab “Siyar A’lam an-Nubala” (14/255), Ibnu Atha memiliki kebiasaan khatam Al-Quran setiap hari. Khusus di bulan Ramadhan, jumlahnya mencapai 90 kali khatam. Yang lebih mengagumkan, beliau tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga menghidupkan Al-Quran dalam keseharian.

Dikisahkan bahwa beliau menghabiskan waktu selama belasan tahun untuk mengkhatamkan satu kali saja, demi memperdalam tadabbur dan pemahaman makna-maknanya. Ini menunjukkan keseimbangan antara kuantitas dan kualitas dalam interaksinya dengan Al-Quran.

Ali bin Khattab: Khatam dalam Dua Hari dan 90 Kali di Ramadhan

Ali bin Khattab, seorang faqih dan qari’ dari Mazhab Syafi’i, dikenal dengan semangatnya dalam membaca Al-Quran. Dalam kitab “Tarikh al-Islam” (45/360), disebutkan bahwa beliau biasa mengkhatamkan Al-Quran setiap dua hari sekali di luar Ramadhan.

Namun, ketika bulan suci tiba, jumlah khatamannya mencapai 90 kali. Ini artinya, beliau meluangkan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi dengan Al-Quran, menjadikannya prioritas utama di bulan penuh berkah ini.

Tidak hanya dikenal dengan bacaan Al-Quran yang indah, Ali bin Khattab juga merupakan seorang ulama bahasa Arab yang mendalam ilmunya. Interaksinya dengan Al-Quran bukan hanya sebatas membaca, tetapi juga memahami dengan baik setiap lafaz dan makna.

Zuhair bin Muhammad: Seperti Imam Ahmad bin Hanbal

Zuhair bin Muhammad, seorang wali Allah yang diakui ketakwaannya, memiliki kebiasaan khatam Al-Quran 90 kali di bulan Ramadhan.

Dalam “Qiladat al-Nahr” (2/561), disebutkan bahwa Al-Baghawi menilai Zuhair sebagai sosok yang tidak pernah ia lihat lebih baik setelah Imam Ahmad bin Hanbal.

Pernyataan ini menunjukkan betapa Zuhair bin Muhammad memiliki kualitas ibadah yang sangat tinggi. Khataman yang dilakukan Zuhair bukan hanya soal jumlah, tetapi juga sebagai bukti nyata bagaimana seorang salaf saleh menjadikan Al-Quran sebagai ruh dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kitab “Tarikh Baghdad” disebutkan juga bahwa sang anak, Muhammad bin Zuhair menceritakan kebiasaan bapaknya (Zuhair) yang unik selama bulan Ramadhan yaitu mengumpulkan keluarganya setiap kali ia menyelesaikan pembacaan Al-Quran.

Ia berhasil menyelesaikan pembacaan Al-Quran sebanyak tiga kali dalam sehari, yang berarti ia menyelesaikan pembacaan Al-Quran sebanyak sembilan puluh kali sepanjang bulan Ramadhan.

Tradisi ini menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan ibadah dan nilai pentingnya menjaga kebersamaan keluarga dalam suasana spiritual.

Rahasia dan Kunci Kekuatan Para Salaf Saleh

Mungkin sulit dibayangkan bagaimana para salaf saleh bisa mencapai 90 kali khatam dalam sebulan. Namun, ada beberapa rahasia yang bisa kita petik dari mereka:

Pertama, manajemen waktu yang Ketat

Setiap detik di bulan Ramadhan benar-benar dimanfaatkan untuk membaca Al-Quran. Mereka membagi waktu antara shalat, membaca Al-Quran, dan sedikit istirahat.

Kedua, kekuatan iman dan cinta pada Al-Quran

Bagi mereka, membaca Al-Quran bukan kewajiban yang berat, melainkan kesenangan yang mendalam.

Ketiga, keikhlasan dan fokus

Setiap ayat dibaca dengan penuh ketulusan, berharap hanya kepada ridha Allah. Keikhlasan inilah yang membuat mereka mampu bertahan dan bersemangat.

Keempat, lingkungan yang mendukung

Para salaf saleh sering hidup dalam lingkungan yang mendukung ibadah dan memiliki sahabat yang saling mengingatkan dalam kebaikan.

Kisah para salaf saleh ini memberikan pelajaran penting bagi kita. Meskipun mengkhatamkan Al-Quran 90 kali mungkin terasa mustahil di zaman sekarang, kita bisa mengambil spirit mereka dalam berinteraksi dengan Al-Quran.

Mulailah dengan target sederhana tetapi konsisten, seperti satu juz per hari, lalu meningkat secara bertahap.

Menjadikan Al-Quran sebagai teman sehari-hari, bukan hanya bacaan musiman di bulan Ramadhan, bisa menjadi langkah awal. Selain itu, membangun lingkungan keluarga yang cinta Al-Quran juga bisa membantu memperkuat semangat membaca.

Para salaf saleh telah meninggalkan jejak yang terang bagaimana seharusnya kita berinteraksi dengan Al-Quran. Kisah mereka bukan untuk membuat kita merasa kecil, tetapi menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Jika mereka mampu mengkhatamkan 90 kali dalam sebulan, setidaknya kita bisa mulai dari satu kali dengan penuh pemahaman. Ini akan menjadikan Ramadhan kita lebih bermakna dan lebih intim bersama Al-Quran di bulan Ramadhan.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulan Ramadhanm Ramadhan 1446 HHeadlineinteraksi Al-Qurankhatam al-QuranPilihan Redaksisalaf salehspirit Quranulama salaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Dubai Tangkap 9 Pengemis di Hari Pertama Ramadhan 1446H
Tulisan selanjutnya Redaktur BBC dan Guardian Adakan Pertemuan Tertutup dengan Jenderal ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Hikmah

Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba

5 Mei 2026 11:04
Jendela Keluarga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?

26 April 2026 14:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?