Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dalai Lama Kecam Biksu Myanmar Penyerang Muslim

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 8 Mei 2013 13:53 1:53 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 8 Mei 2013 13:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin spiritual Tibet dalam pengasingan, Dalai Lama, Selasa (7/5/2013) mengecam serangan biksu Buddha terhadap umat Muslim di Myanmar. Ia mengatakan, pembunuhan atas nama agama “di luar nalar”.

Dalai Lama, pemimpin Buddha terkemuka, mengatakan kepada audiens di Universitas Maryland pada awal kunjungannya di AS, akar konflik sektarian tampaknya adalah politik, bukan spiritual.

“Sungguh, membunuh orang atas nama agama tidak terpikirkan, sangat menyedihkan. Saat ini bahkan umat Buddha terlibat di ‘Burma’ (nama lain Myanmar), berupa penyerangan biarawan kepada masjid,” kata penerima pemenang Nobel Perdamaian itu, setelah memberikan ceramah tentang ‘Anwar Sadat untuk Perdamaian’ di universitas tersebut.

“Saya pikir itu sangat menyedihkan,” katanya, menambahkan, “Saya berdoa untuk mereka (para bhikkhu) untuk memikirkan wajah Buddha.”.

Gelombang kekerasan sektarian meletus pada Maret di Meikhtila, pusat Myanmar, menyebabkan 44 kematian dan menggusur sekitar 13.000 orang, sebagian besar Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyelidikan yang dilakukan Reuters menemukan, para biksu Buddha radikal secara aktif terlibat dalam kekerasan, dengan menyebarkan materi anti-Muslim di seluruh negeri.

Bentrokan sektarian antara umat Buddha dan Muslim, yang berjumlah sekitar 5 persen dari populasi Myanmar, telah meletus beberapa kali sejak pemerintah sipil mengambil kekuasaan pada Maret 2011, setelah lima dekade di bawah pemerintahan diktator militer.

Dalai Lama, 77 tahun, yang bernama asli Tenzin Gyatso, mendesak kepada mahasiswa yang berjumlah 15.000 orang yang menghadiri ceramahnya, untuk menciptakan satu dunia baru di abad ke-21. Ia mengatakan, dirinya adalah orang dari abad lalu.

“Kelompok orang yang berasal dari abad ke-20 siap untuk mengatakan, selamat tinggal,” kata pemimpin spiritual yang dihormati di Tibet tersebut, seperti diberitakan The Huffington Post. “Anda memiliki tanggung jawab untuk menciptakan dunia baru berdasarkan konsep, satu kemanusiaan.”

Dalai Lama melarikan diri ke pengasingan di India pada 1959 setelah pemberontakan yang gagal terhadap kekuasaan China di Tibet, sebagai separatis. Dalai Lama mengatakan, ia hanya mencari otonomi untuk Himalaya tanah airnya.

Pidato di College Park, Maryland, itu adalah awal dari kunjungan AS. Ia juga akan mengunjungi Oregon, Wisconsin, Kentucky, dan New Orleans, Louisiana.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BI: Perlu Pembentukan Bank BUMN Syariah
Tulisan selanjutnya Kunjungan Syeikh Qaradhawi Dinilai Titik Tolak Kemaslahatan Politik di Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?