Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rusia Peringatkan Jerman Supaya Tidak Kirim Misil Taurus ke Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 April 2025 17:52 5:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2025 17:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Luar Negeri Rusia, hari Kamis (17/4/2025), mengeluarkan peringatan kepada Jerman berkaitan dengan rencana Berlin untuk mengirimkan misil-misil jarak jauh Taurus ke Ukraina.

Peringatan itu dikeluarkan setelah kanselir Jerman terpilih Friedrich Merz mengatakan bahwa pihaknya terbuka perihal pengiriman rudal-rudal jarak jauh ke Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa Rusia akan memperlakukan serangan rudal Taurus terhadap “infrastruktur transportasi kritisnya” sebagai keterlibatan “langsung” Jerman dalam konflik Ukraina, lansir DW.

Kanselir Jerman yang akan dilantik Friedrich Merz, politisi partai Uni Demokrat Kristen (CDU), mengatakan akhir pekan lalu bahwa dia terbuka soal pengiriman misil Taurus ke Ukraina dengan catatan hal itu dilakukan berkordinasi dengan mitra-mitra Eropa.

Pejabat-pejabat Eropa seperti Menteri Luar Negeri Belanda Caspar Veldkamp dan Perdana Menteri Polandia Radoslaw Sikorski menyambut baik komentar Merz tentang pengiriman Taurus itu dalam pertemuan di Luksemburg pada hari Senin (14/4/2025).

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Taurus KEPD-350 merupakan rudal yang dapat melesat dengan kecepatan hingga 1.170 km/jam dan menjangkau target sejauh 500 km.

Rudal Taurus akan memungkinkan Ukraina untuk menyerang target yang terletak jauh di dalam wilayah Rusia.

CDU, bersama partai saudaranya di negara bagian Bavaria Uni Sosial Kristen (CSU), diperkirakan akan membentuk pemerintahan koalisi bersama Partai Sosial Demokrat (SPD).

SPD sudah menyuarakan penentangannya terhadap rencana pengiriman rudal-rudal Taurus ke Ukraina, karena khawatir akan eskalasi konflik.

Dalam wawancara dengan kanal televisi N-TV hari Rabu, Sekjen SPD Matthias Miersch menegaskan kembali sikap penolakan partainya, mengatakan kami “tidak ingin menjadi pihak yang terlibat dalam peperangan”.

Kanselir Jerman saat ini Olaf Scholz juga menentang pengiriman Taurus sejak awal invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanrudalrusiaTaurusUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Tangkap 170 Orang Terkait Serangan Kedai KFC di Pakistan
Tulisan selanjutnya Haji 2025: Denda 10.000 riyal, Deportasi Bagi Pelanggar Aturan di Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?