Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

21 Negara Arab dan Muslim Kutuk Serangan ‘Israel’ ke Iran

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Juni 2025 16:13 4:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Juni 2025 16:10
Bagikan
Albayan.ae
Bagikan

Hidayatullah— Sebanyak dua puluh satu negara Arab dan Muslim pada Sabtu (22/6/2025) mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk keras serangan udara ‘Israel’ terhadap wilayah Republik Islam Iran.

Pernyataan tersebut dibacakan dalam pertemuan luar biasa tingkat menteri luar negeri di Kairo, Mesir, yang difasilitasi oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab.

Pertemuan itu diprakarsai oleh Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, yang baru dilantik awal Juni 2025.

Dalam sambutannya, Abdelatty menegaskan bahwa serangan ‘Israel’ adalah “tindakan agresi sepihak yang mencederai kedaulatan negara dan melanggar hukum internasional.”

“Serangan terhadap fasilitas dan wilayah Iran merupakan pelanggaran serius terhadap Piagam PBB, norma-norma diplomatik, dan prinsip kedaulatan negara,” ujar Abdelatty, seperti dikutip Al Jazeera Arabic, Ahad (22/6/2025).

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Pernyataan bersama itu ditandatangani oleh negara-negara kunci seperti Mesir, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Oman, Irak, Aljazair, Tunisia, Maroko, Libya, Sudan, Bahrain, Palestina, Pakistan, Indonesia, Turki, Malaysia, Mauritania, dan Lebanon.

Dalam dokumen resmi yang dibacakan usai pertemuan tertutup selama tiga jam, negara-negara tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi di kawasan Teluk.

Mereka menuntut agar ‘Israel’ menghentikan segala bentuk provokasi militer terhadap Iran dan mendesak semua pihak untuk kembali pada jalur diplomatik.

“Alih-alih menyelesaikan konflik melalui jalur damai, ‘Israel’ justru memilih jalan kekerasan yang memperkeruh situasi kawasan,” bunyi petikan pernyataan itu yang dikutip oleh kantor berita Middle East Eye.

Negara-negara tersebut juga mengecam keras dukungan terbuka Amerika Serikat terhadap serangan ‘Israel’. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa keterlibatan langsung maupun tidak langsung AS hanya akan “menambah ketegangan geopolitik dan mengancam stabilitas jangka panjang kawasan.”

Turki dan Pakistan bahkan secara terbuka menyatakan bahwa serangan terhadap Iran adalah serangan terhadap solidaritas dunia Islam.

“Setiap agresi terhadap negara Muslim harus dilihat sebagai ancaman bersama,” ujar Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, seperti dikutip TRT World.

Iran menyambut baik pernyataan itu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menyampaikan ucapan terima kasih kepada negara-negara Muslim atas solidaritas mereka. “Kami menghargai dukungan dari saudara-saudara kami di dunia Islam. Ini adalah bukti bahwa prinsip keadilan dan hukum internasional belum sepenuhnya mati,” ujar Kanaani, dikutip dari Tasnim News.

Pengamat Timur Tengah dari University of Cairo, Dr. Layla Hamed, menilai bahwa pernyataan ini merupakan titik balik penting dalam hubungan Arab-Iran yang selama ini penuh ketegangan.

“Mereka disatukan oleh satu ancaman bersama: potensi destabilitas kawasan akibat agresi sepihak,” ujarnya dalam wawancara dengan BBC Arabic.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari ‘Israel’ maupun Amerika Serikat terhadap pernyataan kolektif tersebut.

Namun, para analis memperkirakan bahwa tekanan dari dunia Islam ini akan menambah beban diplomatik bagi ‘Israel’ di kancah internasional.

“Serangan terhadap Iran adalah pelanggaran yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun,” tegas Badr Abdelatty menutup forum darurat tersebut, seperti dilansir Al-Ahram Daily.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranisraelKonflik Iran-IsraelNegara ArabNegara Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pacaran, Gerbang Kekerasan Seksual Muda Mudi
Tulisan selanjutnya Komandan Baru IRGC Siap Melakukan Serbuan Cepat ke ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?