Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Komandan Baru IRGC Siap Melakukan Serbuan Cepat ke ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Juni 2025 16:19 4:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Juni 2025 16:16
Bagikan
Jenderal Mohammad Pakpour. Tokoh militer ini tidak asing lagi bagi pimpinan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
Bagikan

Hidayatullah.com– Di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan ‘Israel’, muncul nama baru yang kini menyedot perhatian global, yakni Jenderal Mohammad Pakpour.

Tokoh militer ini tidak asing lagi bagi pimpinan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), tetapi pengangkatannya sebagai Panglima Tertinggi untuk menggantikan Hossein Salami, yang tewas dalam serangan ‘Israel’ pada 13 Juni, menandai dimulainya era baru dalam strategi pertahanan Iran.

Pakpour tidak hanya bertugas sebagai komandan tempur, tetapi juga menjadi suara utama yang mengilhami semangat balas dendam Iran.

Ia dikenal sebagai sosok yang tangguh dan blak-blakan, dan pengangkatannya secara resmi diumumkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menyerahkan tampuk kepemimpinan militer kepadanya pada saat negara itu berada di ambang perang terbuka.

Lahir pada awal 1960-an, Mohammad Pakpour bergabung dengan IRGC setelah Revolusi Islam 1979. Ia menerima pendidikan strategi militer dan perang di lembaga militer Iran dan beberapa pusat pelatihan asing.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Sejak 2009, ia telah memimpin Divisi Darat IRGC dan memainkan peran penting dalam operasi militer di perbatasan Iran-Irak dan di Suriah.

Pakpour dikenal karena keahliannya dalam peperangan asimetris dan strategi serangan balik cepat. Ia juga memelopori penggunaan taktik tidak konvensional dalam menghadapi ancaman dari kelompok separatis dan intervensi asing.

Sebelum diangkat sebagai panglima tertinggi IRGC, ia memegang berbagai posisi senior di struktur keamanan tertinggi negara itu.

Segera setelah pengangkatannya, Pakpour mengeluarkan pernyataan tegas bahwa Iran akan “membuka gerbang neraka” terhadap ‘Israel’ setelah pembunuhan beberapa tokoh militer senior dan ilmuwan nuklir republik Islam itu.

Ia juga menekankan bahwa serangan balik Iran tidak akan berhenti dan akan diintensifkan secara bertahap.

Di bawah kepemimpinannya, Iran juga menunjuk Brigadir Jenderal Majid Khadami sebagai Kepala Intelijen IRGC yang baru, menggantikan Mohammed Kazemi, yang tewas bersama dua perwira senior lainnya, Hassan Mohaghegh dan Mohsen Bagheri.

Khadami sebelumnya mengepalai Organisasi Perlindungan Intelijen di Kementerian Pertahanan dan memiliki pengalaman luas dalam keamanan internal dan pengawasan strategis.

Analis militer menggambarkan Pakpour sebagai pemimpin yang teliti tetapi agresif ketika menghadapi ancaman eksternal.

“Pakpour adalah arsitek pertahanan Iran yang memahami keseimbangan antara serangan konvensional dan peperangan asimetris,” kata seorang analis dari Institut Studi Strategis Teheran dikutip AFP.

Di tengah meningkatnya tekanan internasional dan serangan ‘Israel’ yang terus berlanjut, Pakpour tidak hanya mengatur ulang pertahanan tetapi juga memperluas kerja sama dengan sekutu Iran termasuk Hizbullah, kelompok Houthi (Syiah) di Yaman, dan milisi Syiah di Iraq.

Koalisi ini telah membentuk apa yang sering disebut Barat sebagai “Aliansi Proksi Iran.”

Sementara ‘Israel’ mengklaim telah berhasil melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran dan menewaskan ratusan personel militer senior dan ilmuwan, Pakpour bersumpah bahwa pembalasan Iran “baru saja dimulai.”

Serangan balasan Iran yang menargetkan rumah sakit ‘Israel’ dan kota-kota besar seperti Ramat Gan telah menuai kecaman internasional.

Namun Pakpour telah membela tindakan tersebut sebagai tanggapan yang sah terhadap agresi ‘Israel’ terhadap situs nuklir dan fasilitas militer Iran.

Sekarang, saat konflik memasuki minggu kedua, Pakpour tidak hanya memimpin tanggapan militer Iran, tetapi juga menjadi wajah utama narasi bahwa Teheran tidak akan menyerah.

Ia telah menjadi simbol kebangkitan strategi pertahanan Iran yang lebih sistematis, berani, dan terbuka. Meskipun dikutuk oleh negara-negara Barat, ia dipuji sebagai pahlawan di antara garis keras di Iran yang percaya bahwa pendekatan agresif adalah satu-satunya cara untuk menaklukkan ‘Israel’ dan mengekang pengaruh AS di Timur Tengah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranIRGCisraelJenderal Mohammad PakpourKorps Garda Revolusi Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 21 Negara Arab dan Muslim Kutuk Serangan ‘Israel’ ke Iran
Tulisan selanjutnya Wassim al-Assad, Sepupu Presiden Suriah Bashar al-Assad Tertangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?