Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inilah Daftar Perusahaan Raksasa Pendukung ‘Israel’ dalam Aksi Genosida ke Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Juli 2025 12:56 12:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Juli 2025 12:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UN Independent International Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory merilis laporan terbaru yang mengejutkan dunia. Bertajuk “From Economy of Occupation to Economy of Genocide”, laporan ini menyoroti keterlibatan sejumlah perusahaan multinasional raksasa yang dianggap secara langsung maupun tidak langsung mendukung genosida yang dilakukan penjajah ‘Israel’ di Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

Dalam laporan setebal 21 halaman yang diterbitkan pada 3 Juli 2025 itu, PBB mengungkap bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut berperan dalam menopang ekonomi penjajah ‘Israel’, memfasilitasi pelanggaran hukum internasional, serta memberikan dukungan logistik, teknologi, dan layanan yang digunakan dalam serangan terhadap warga sipil Palestina.

“Ekonomi pendudukan kini telah bermetamorfosis menjadi ekonomi genosida,” kata Ketua Komisi Penyelidik PBB, Navi Pillay, seperti dikutip dalam laporan tersebut. “Perusahaan-perusahaan ini bukan hanya terlibat pasif, tetapi secara aktif memfasilitasi kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Beberapa perusahaan yang disebut dalam laporan antara lain:

  • Intel (AS), dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$ 120 miliar, diketahui memasok prosesor dan infrastruktur komputasi untuk sistem militer Israel, termasuk teknologi pemetaan wilayah dan pengenalan wajah.
  • Google dan Amazon (AS), keduanya menyediakan layanan cloud melalui Project Nimbus untuk militer dan pemerintah Israel. Kapitalisasi pasar gabungan kedua raksasa teknologi ini melebihi US$ 3 triliun.
  • Airbnb (AS), yang menyediakan layanan pemesanan penginapan di permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, melanggar hukum humaniter internasional dan memfasilitasi kolonisasi.
  • Caterpillar (AS), penyedia alat berat yang digunakan untuk penghancuran rumah-rumah warga Palestina, memiliki nilai pasar sekitar US$ 160 miliar.
  • Chevron (AS), perusahaan energi yang mengeksploitasi sumber daya gas di wilayah sengketa Mediterania, turut memberikan pemasukan besar bagi Israel, senilai miliaran dolar per tahun.
  • Booking.com dan Expedia (AS dan Belanda), dua raksasa industri perjalanan yang mempromosikan wisata ke permukiman ilegal.
  • General Dynamics dan Lockheed Martin (AS), dua produsen senjata utama yang menyuplai jet tempur, artileri, dan sistem pertahanan untuk militer penjajah ‘Israel’.

Komisi PBB menegaskan bahwa aktivitas perusahaan-perusahaan tersebut tidak sekadar soal bisnis, tetapi berkontribusi terhadap sistem apartheid dan kampanye pemusnahan sistematis terhadap rakyat Palestina.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Laporan ini seharusnya jadi dasar bagi negara-negara anggota untuk mengevaluasi kembali kerja sama dengan perusahaan-perusahaan itu,” ujar satu anggota komisi, Miloon Kothari. Ia menyerukan agar masyarakat internasional menerapkan tekanan ekonomi dan hukum terhadap entitas-entitas yang disebutkan.

Laporan ini juga menyebut bahwa sebagian besar perusahaan yang terlibat adalah perusahaan teknologi tinggi dan militer dari Amerika Serikat, yang merupakan sekutu utama Israel. Namun, ada juga perusahaan asal Eropa, termasuk G4S dan Siemens, yang turut disebutkan karena menyediakan sistem keamanan dan infrastruktur penting untuk permukiman ilegal serta fasilitas militer.

Sebagai respons awal, sejumlah organisasi masyarakat sipil menyerukan boikot global terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Gerakan Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) menyebut laporan ini sebagai “bukti paling jelas bahwa keuntungan korporasi global dibangun di atas penderitaan rakyat Palestina.”

Daftar Perusahaan Global Pendukung Genosida Israel versi PBB

(Sumber: Laporan UNHRC, 2025, “From Economy of Occupation to Economy of Genocide”)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikot IsraelEkonomi IsraelgazapalestinaPBBpendukung Israelperusahaan asing
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Salamah Al-Azhar Jelaskan Beda “Dzalim” dan “Kafir” antara Iran–Israel
Tulisan selanjutnya Gubernur Jabar Tuai Kecaman Usai Wacanakan Ganti Nama RS Al Ihsan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?