Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kritik Agresi Gaza, Uruguay Putuskan Hubungan Akademik dengan ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2025 20:58 8:58 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Agustus 2025 20:58
Bagikan
Universitas Israel Ibrani jadi target boikot akademik
Bagikan

Hidayatullah.com – Uruguay telah menangguhkan perjanjian kerja sama yang baru diluncurkan antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (ANII) dan Universitas Ibrani Yerusalem “Israel”. Penangguhan itu dilakukan karena eskalasi militer di Gaza dan rencana pendudukan Kota Gaza oleh pasukan ‘Israel’, menurut laporan media lokal pada Jumat.

Daftar isi
  • Perpecahan diplomatik pertama pemerintahan baru Uruguay
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Langkah ini menyebabkan batalnya pembukaan kantor inovasi di Yerusalem yang diduduki, hanya beberapa minggu setelah perjanjian tersebut diumumkan secara resmi.

Menteri Luar Negeri Uruguay, Mario Lubetkin, mengatakan kepada Ámbito Uruguay bahwa penangguhan tersebut merupakan tanggapan resmi atas genosida “Israel” yang sedang berlangsung di Gaza, termasuk rencana untuk menduduki Kota Gaza. Ia menambahkan bahwa mengingat meningkatnya ketegangan geopolitik, pemerintah Uruguay saat ini tidak ingin melanjutkan inisiatif bersama dengan pemerintah ‘Israel’.

Sebelum memutuskan hubungan akademik, Uruguay telah mengecam rencana gembong zionis Benjamin Netanyahu untuk menguasai Kota Gaza. Negara Amerika Selatan itu juga telah menyatakan dukungannya terhadap resolusi PBB yang mendesak solusi damai untuk perang di Jalur Gaza.

Dalam pernyataannya kepada media berita lokal Telemundo, Presiden ANII Alvaro Brunini mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut merupakan “penghentian sementara” alih-alih pembatalan penuh proyek tersebut.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

“Kantor tersebut tidak pernah digunakan secara resmi, tanpa personel di dalamnya hingga saat ini,” ujarnya, seraya menambahkan, “Ada rencana untuk segera memulai kursus daring, tetapi belum dimulai. Kami memahami bahwa yang terbaik adalah memiliki waktu jeda dan refleksi sebelum melanjutkan proses.”

Kedutaan Besar Israel di Uruguay mengkritik keputusan tersebut: “Kami menyesalkan keputusan ‘membekukan’ perjanjian kerja sama antara ANII dan Universitas Ibrani. Menggunakan perbedaan pendapat politik sebagai alasan untuk menghancurkan kerja sama ilmiah selalu merupakan kemalangan.”

Perpecahan diplomatik pertama pemerintahan baru Uruguay

Penangguhan ini menandai perpecahan besar pertama antara pemerintahan sayap kiri yang baru terpilih di Uruguay dan pemerintahan pendudukan ‘Israel’, setelah hampir lima tahun hubungan diplomatik yang kuat di bawah mantan presiden sayap kanan Luis Lacalle Pou.

Kementerian Luar Negeri Uruguay sependapat dengan Lubetkin, dengan menyatakan bahwa negara tersebut enggan melanjutkan proyek-proyek bersama dalam situasi saat ini. Inisiatif yang ditangguhkan tersebut, yang dikenal sebagai Innovacion Uruguay, merupakan kolaborasi yang bertujuan untuk mempromosikan inovasi dan kewirausahaan.

Pada Juni lalu, dua universitas terkemuka Eropa mengambil langkah tegas untuk menangguhkan atau mengakhiri kerja sama akademis dengan lembaga-lembaga ‘Israel’, dengan alasan kekhawatiran serius atas pelanggaran hak asasi manusia di tengah genosida oleh ‘Israel’ di Gaza.*

Baca juga: Irlandia Larang Impor Produk Israel, Universitas Putuskan Hubungan

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSBoikot AkademikisraelpalestinaUruguay
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kekurangan Serdadu, ‘Israel’ Rayu Pemuda Yahudi Diaspora Jadi Tentara
Tulisan selanjutnya Dalam lapar, mereka menolong kita—Palestina dan hutang solidaritas Indonesia Dalam Lapar, Mereka Menolong Kita—Palestina dan Hutang Solidaritas Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?