Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Washington DC Protes Pengerahan Pasukan National Guard

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 September 2025 11:02 11:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2025 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan warga Washington DC, hari Sabtu (6/9/2025), turun ke jalan untuk memprotes pengerahan pasukan National Guard di kota mereka.


Aksi protes yang diberi nama “We Are All DC” itu selain diikuti warga lokal juga dihadir oleh para migran tak berdokumentasi dan pendukung Palestina. Mereka meneriakkan slogan-slogan yang mengecam Presiden Donald Trump, serta membawa berbagai tulisan antara lain berbunyi “Trump harus pergi sekarang”, “Bebaskan DC” dan “Lawan Tirani”.


“Saya hadir di sini untuk memprotes pendudukan DC,” kata warga bernama Alex Laufer seperti dilansir Reuters.


“Kami menentang rezim otoriter, dan kita perlu menyingkirkan polisi federal dan pasukan Garda Nasional dari jalan-jalan kota ini,” imbuhnya.


Dengan klaim sepihak tanpa didukung data yang valid, Trump bulan lalu memerintahkan pengerahan pasukan National Guard dengan alasan untuk menegakkan hukum dan menjaga keselamatan publik. Padahal data Departemen Kehakiman menunjukkan angka kejahatan di tahun 2024 mencapai titik terendah dalam 30 tahun di Washington DC.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis


Tidak hanya itu, Trump juga menempatkan komando kepolisian setempat, Metropolitan Police Department, di bawah langsung pemerintah federal dan mengerahkan aparat hukum federal termasuk aparat keimigrasian dari Immigration and Customs Enforcement (ICE) untuk menjalankan tugas-tugas kepolisian di jalan-jalan ibu kota Amerika Serikat itu.


National Guard merupakan bagian dari tentara AS yang berfungsi sebagai milisi yang tunduk pada perintah masing-masing gubernur 50 negara bagian yang ada di negara itu, kecuali mereka dipanggil untuk melakukan tugas federal. Berbeda dengan wilayah Washington DC, pasukan National Guard di ibu kota AS itu langsung berada di bawah komando presiden AS.


“Apa yang mereka sedang berusaha lakukan di DC adalah apa yang mereka berusaha lakukan terhadap para diktator di negeri lain,” kata Casey, warga lokal yang menolak  memberikan nama lengkapnya.


“Mereka sedang melakukan uji coba di DC,dan jika warga membiarkanya, mereka akan melakukan di lebih banyak tempat. Jadi kami harus menghentikannya selagi masih memungkinkan.”


Saat ini, lebih dari 2.000 personel National Guard dikerahkan ke Washington DC, termasuk dari 6 negara bagian yang dipimpin oleh gubernur politisi Partai Republik. Ribuan personel National Guard itu melakukan patroli di ibu kota AS. Tidak jelas kapan misi mereka akan berakhir,  meskipun US Army mengatakan pekan ini tugas personel National Guard tersebut akan berlangsung sampai 30 November.


Kepala Kejaksaan Washington DC Brian Schwalb, hari Kamis, melayangkan gugatan ke pengadilan guna menghentikan pengerahan personel National Guard itu, dengan alasan tidak konstitusional dan melanggar banyak UU federal.
Wali Kota Washington DC Muriel Bowser memuji ketegasan Trump dalam masalah keamanan kotanya, tetapi dia juga berharap supaya misi National Guard itu segera diakhiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:National GuardWashington DC
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi Parlemen Hizbullah Tegaskan Kelompoknya Tidak akan Menyerahkan Senjatanya
Tulisan selanjutnya Kelompok Bersenjata di Nigeria Culik Pekerja China Bunuh Petugas Keamanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?