Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan: Tidak ada Perang di Gaza, Tapi Genosida

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 September 2025 10:04 10:04 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 September 2025 10:03
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyebut ‘Israel’ melakukan genosida di Gaza dan menyebutkan masyarakat internasional harus bertindak segera menghentikan kekejaman zionis. Hal itu disampaikannya Erdogan dalam pidatonya di Sidang Umum PBB di New York, Selasa (23/09/2025).

Daftar isi
  • ‘Menyuarakan rakyat Palestina’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Di hadapan kita semua, genosida telah berlangsung di Gaza selama lebih dari 700 hari,” kata Erdogan pada hari Selasa.

“Selama 23 bulan terakhir, Israel telah membunuh satu anak setiap jam. Ini bukan angka; setiap anak adalah nyawa, satu orang yang tidak bersalah,” tegas Erdogan.

Erdogan mengatakan tidak ada yang menyamai bencana kemanusiaan yang terjadi di Gaza dalam sejarah modern. Dia dengan jelas menyebut itu adalah titik terendah kemanusiaan.

“Tidak ada perang di Gaza; tidak ada dua pihak. Ini adalah invasi, genosida, kebijakan pembantaian massal,” katanya di depan para pemimpin negara dunia.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

"This is an occupation, forced displacement, exile, and genocide…carried out under the pretext of the October 7th incident”

Türkiye’s President Recep Tayyip Erdogan at UNGA called Israel’s war on Gaza a “policy of mass slaughter", rejecting the Israel’s narrative of… pic.twitter.com/MkdLoGABsV

— TRT World (@trtworld) September 23, 2025

‘Menyuarakan rakyat Palestina’

Presiden Turki berterima kasih kepada negara-negara yang telah mengakui Negara Palestina dan mendesak negara-negara lain untuk “bertindak tanpa penundaan.”

Ia menyatakan penyesalannya atas ketidakhadiran Presiden Palestina Mahmoud Abbas di New York, menekankan bahwa Turki berbicara “atas nama rakyat Palestina, yang suaranya dibungkam.”

Erdogan menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, akses kemanusiaan tanpa batas, dan pertanggungjawaban atas apa yang ia sebut sebagai “kru genosida” Israel.

Menurutnya ‘Israel’ telah memperluas agresinya ke luar Gaza dan Tepi Barat yang diduduki hingga ke Suriah, Iran, Yaman, Lebanon, dan Qatar, yang mengancam stabilitas regional.

“Terobsesi dengan gagasan tanah yang dijanjikan, pemerintahan Israel merusak perdamaian regional dan pencapaian bersama umat manusia dengan kebijakan ekspansionisnya,” kata Erdogan, seraya menambahkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu “tidak memiliki niat untuk perdamaian atau membebaskan sandera.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaisraelKTT PBBnegara palestinaPBBPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baitul Maqdis Institute: Pernyataan Prabowo di PBB Rugikan Perjuangan Palestina
Tulisan selanjutnya Intimidasi Zionis, Armada Global Sumud Diserbu Puluhan Drone

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?